Suara.com - HP atau ponsel menjadi barang wajib dibawa sepanjang mudik, apalagi untuk mudik Lebaran 2026 ini.
Tanpa akses HP, pemudik tak bisa mendapatkan informasi terkait rute terkini jika berkendara dengan mobil.
Adapun bagi mereka yang naik kendaraan umum seperti kereta, pesawat, bus, hingga kapal, baterai HP habis di tengah perjalanan tentu merepotkan.
Pemudik akan kehilangan akses informasi dan tak bisa berkomunikasi dengan keluarga maupun rekan sejawat untuk memberikan kabar di tengah jalan.
Kebutuhan 'konten' juga tak bisa terpenuhi lantaran pemudik tak bisa mendokumentasikan perjalanan mudik mereka ketika baterai HP habis.
Ada sederet tips dan trik agar baterai HP tak cepat terkuras agar pengalaman mudik makin paripurna.
Ikuti beberapa tips di bawah untuk menghemat baterai HP tanpa mengorbankan penggunaannya.
1. Aktifkan mode hemat daya sejak awal
Langkah paling krusial yang perlu dilakukan pemudik adalah mengaktifkan fitur Power Saving Mode atau Hemat Baterai segera setelah memulai perjalanan.
Baca Juga: 10 Rest Area Terbaik Tol Trans Jawa, Banyak Spot Foto hingga Mini Zoo
Jangan menunggu persentase baterai menyentuh angka merah
Fitur ini secara otomatis membatasi aktivitas latar belakang, menurunkan kecerahan layar, dan mengurangi sinkronisasi data yang tidak mendesak
Adapun dengan memangkas konsumsi daya pada prosesor, ponsel akan bekerja lebih santai.
Hal ini sangat membantu pemudik yang menggunakan bus atau kapal laut di mana akses pengisian daya mungkin terbatas atau harus bergantian dengan penumpang lain.
2. Atur kecerahan layar secara manual
Layar merupakan komponen yang paling banyak mengonsumsi energi.
Pemudik sebaiknya menghindari penggunaan kecerahan otomatis (Auto-Brightness).
Pasalnya, sensor akan terus bekerja menyesuaikan cahaya lingkungan yang berubah-ubah, terutama saat berada di dalam kereta api atau mobil yang melewati terowongan dan area terbuka.
Sangat disarankan bagi pemudik untuk menurunkan tingkat kecerahan ke level terendah yang masih nyaman di mata.
Selain itu, menggunakan Dark Mode atau Mode Gelap pada layar berjenis AMOLED akan sangat efektif menghemat daya karena piksel hitam tidak memerlukan energi untuk menyala.
3. Matikan koneksi yang tidak diperlukan
Saat menempuh perjalanan jauh, ponsel akan terus bekerja keras mencari sinyal menara pemancar terdekat.
Pencarian sinyal yang terus-menerus ini, terutama di area blank spot seperti hutan atau jalur pegunungan, akan membuat baterai cepat panas dan terkuras.
Pemudik sebaiknya mematikan fitur Bluetooth, GPS, dan Wi-Fi jika tidak sedang digunakan.
Jika sinyal benar-benar hilang atau saat berada di dalam pesawat, pemudik dapat mengaktifkan Mode Pesawat.
Perangkat akan berhenti memindai jaringan secara paksa, sehingga daya baterai dapat terjaga lebih lama hingga tiba di tujuan.
4. Batasi penggunaan aplikasi berat
Menghilangkan kebosanan saat mudik memang paling asyik dengan bermain game atau menonton video streaming.
Namun, aktivitas ini sangat membebani kartu grafis dan prosesor yang berujung pada borosnya baterai.
Pemudik disarankan untuk lebih bijak dalam memilih hiburan. Contohnya dengan membaca artikel luring atau mendengarkan musik yang sudah diunduh sebelumnya.
Jika ingin menonton film, sebaiknya konten tersebut diunduh terlebih dahulu.
Ponsel akhirnya tidak perlu terus-menerus menggunakan data seluler yang tidak stabil, yang justru akan mempercepat habisnya daya baterai selama di perjalanan.
5. Gunakan power bank berkualitas
Meskipun beberapa moda transportasi seperti kereta api kelas eksekutif atau bus kekinian menyediakan porta USB, pemudik tetap wajib membawa power bank mandiri sebagai cadangan utama.
Pastikan power bank yang dibawa memiliki kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan dan standar keamanan penerbangan jika pemudik menggunakan pesawat.
Penggunaan power bank berkualitas akan menjaga stabilitas arus listrik yang masuk ke ponsel, sehingga kesehatan baterai tetap terjaga.
Memiliki cadangan daya mandiri memberikan ketenangan batin bagi pemudik agar tetap bisa mengakses peta digital atau menghubungi kerabat saat keadaan darurat.
Kontributor : Armand Ilham
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
50 Kode Redeem FF Terbaru 30 April 2026: Klaim Bundle Gintoki, Magic Cube Hingga Motor Gintama
-
26 Kode Redeem FC Mobile 30 April 2026: Sikat Ronaldo TOTS dan Olise Tanpa Top Up Dijamin Gacor
-
Gaming Maraton Lebih Nyaman, Infinix GT 50 Pro Jaga Suhu Tetap Aman
-
ZTE dan XLSMART Resmikan Innovation Center di Jakarta, Percepat Adopsi 5G-A dan AI di Indonesia
-
5 HP Xiaomi Kamera Leica Termurah, Hasil Jepretan Mewah ala Fotografer Pro
-
Garmin Instinct 3 Rilis Warna Baru: Smartwatch Tangguh Kini Jadi Tren Fashion Urban 2026
-
5 Rekomendasi Mic Clip On Wireless Murah tapi Bagus, Cocok buat Konten Kreator Pemula
-
Siapa Pendiri Friendster? Media Sosial yang Pernah Berjaya, Mati, Kini Bangkit Lagi di 2026
-
5 Rekomendasi HP OPPO dengan Fitur Kamera 0.5 Keluaran Baru: Fitur Flagship, Harga Irit
-
Cara Hapus Cache di HP Samsung, Cukup 3 Langkah Mudah Ini