-
Crimson Desert resmi rilis dengan spesifikasi PC minimal RAM 16 GB.
-
Game aksi Pearl Abyss ini meraih skor 78 di situs Metacritic.
-
Dunia Pywel dipuji karena visual indah namun kontrol dianggap cukup kaku.
Suara.com - Setelah dikembangkan selama bertahun-tahun, Pearl Abyss akhirnya merilis Crimson Desert ke PC dan konsol pada 20 Maret 2026. Spesifikasi PC Crimson Desert ternyata cukup berat, dengan RAM minimal 16 GB.
Crimson Desert menampilkan efek grafis yang menuai pujian pada fase beta.
Meski begitu, game mendarat dengan skor rata-rata 78 di Metacritic dari total 82 ulasan.
Angka ini menandakan sebuah game yang solid dan positif, namun jauh dari sempurna.
Itu menempatkannya dalam posisi sulit untuk perebutan gelar Game of the Year.
Sebagian besar kritikus memuji dunia Pywel sebagai pencapaian teknis yang luar biasa, dengan grafis dan fisika yang memanjakan mata.
Namun, di balik keindahannya, terdapat beberapa kekurangan yang berpotensi membuat pemain frustrasi.
Sebagai informasi, Crimson Desert merupakan game aksi petualangan Open World dengan gaya pertarungan brutal.
Meskipun dunia terbuka yang ditawarkan sangat detail dan luas, banyak ulasan menyoroti masalah fundamental.
Baca Juga: Nostalgia Game Klasik, Tomb Raider I-III Remastered Sekarang Tersedia di Android dan iOS
Salah satu keluhan terbesar adalah kontrol yang terasa kaku dan kompleks, membutuhkan waktu berjam-jam untuk terbiasa.
Masalah ini berdampak signifikan, baik saat eksplorasi maupun dalam pertempuran.
Insider Gaming, misalnya, memberikan skor 7/10 dan menyebutnya sebagai "game ekstrem,".
Mereka memuji dunia pada game tetapi mengkritik sistem yang tidak fokus dan narasi lemah.
Karakter 'hambar' dan cerita yang tersebar di peta raksasa membuatnya sulit untuk dinikmati secara utuh oleh sebagian pemain.
Pertarungan di Crimson Desert digambarkan sebagai pengalaman yang cepat dan sinematik.
Berita Terkait
-
Tak Lagi Rumor, Starfield Bakal Meluncur ke PS5 Bulan Depan
-
Pragmata Pamer Fitur Game, Hadirkan Kota Futuristik dan Pertarungan Robot
-
Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game
-
Investor Sempat Panik, CEO Take-Two Skeptis AI Google Dapat Buat Game Sekelas GTA
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif