Arab Saudi resmi menguasai 10 persen saham Capcom lewat perusahaan EGDC.
Investasi murni ini menyasar keuntungan dari kesuksesan game AAA milik Capcom.
Putra Mahkota juga incar akuisisi Electronic Arts senilai 55 miliar dolar.
Suara.com - Kabar mengejutkan kembali datang dari industri game, di mana raksasa Jepang, Capcom, kembali menjadi target investasi besar dari Arab Saudi.
Perusahaan Electronic Gaming Development Company (EGDC) yang dimiliki oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman, baru saja mengakuisisi 5,03 persen saham di perusahaan pengembang Resident Evil dan Street Fighter tersebut.
Akuisisi ini menambah kepemilikan sebelumnya, menjadikan total saham Capcom yang dikuasai oleh entitas Arab Saudi kini menembus angka 10 persen.
EGDC, yang merupakan anak perusahaan dari Yayasan Misk milik sang Putra Mahkota, membeli 26.788.500 lembar saham.
Perusahaan ini bukanlah pemain baru. Mereka sebelumnya telah mengambil alih kendali penuh atas SNK, developer di balik game legendaris King of Fighters dan Fatal Fury.
Tujuan resmi dari pembelian saham Capcom ini disebutkan sebagai "investasi murni".
Itu artinya mereka berfokus untuk meraup keuntungan dari kenaikan harga saham dan dividen.
Langkah ini cukup masuk akal, mengingat Capcom sedang berada di masa keemasannya berkat rentetan game AAA yang sukses besar di pasaran.
Namun, transaksi tersebut adalah bagian dari strategi investasi yang jauh lebih besar dan agresif dari Arab Saudi di panggung game global.
Baca Juga: 10 Game Terlaris Capcom hingga 2026, Resident Evil Requiem Bersiap Masuk?
Dana Investasi Publik (PIF) milik Arab juga sedang dalam proses akuisisi raksasa industri, Electronic Arts (EA).
Mengutip GameRadar, mereka sedang menjalani kesepakatan yang diperkirakan bernilai 55 miliar dolar AS (Rp929 triliun) untuk mencaplok EA.
Ambisi ini menunjukkan bahwa Arab Saudi tidak main-main dalam upayanya mendiversifikasi ekonomi dan memodernisasi citra kerajaannya melalui industri game.
Meski demikian, gelombang investasi tidak lepas dari kontroversi.
Banyak organisasi hak asasi manusia menuding langkah tersebut sebagai upaya "gameswashing" untuk membersihkan citra negara tersebut dari dugaan catatan pelanggaran HAM.
Latar belakang Pangeran Mohammed Bin Salman sendiri sering dikaitkan dengan berbagai isu kemanusiaan yang serius.
Berita Terkait
-
Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret
-
Investor Sempat Panik, CEO Take-Two Skeptis AI Google Dapat Buat Game Sekelas GTA
-
Bocoran Proses Syuting Serial TV Tomb Raider, Sophie Turner Beraksi Hebat
-
58 Kode Redeem FF Max Terbaru 19 Maret 2026: Ada THR Pulsa, Diamond, dan Skin SG2
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118
-
45 Kode Redeem FF Terbaru 20 Juni 2026: Spesial Diskon 90% Kampus Icon dan Panen Token Eclipse
-
iPhone 17 Pro Max vs Vivo X300 Ultra: Raja Flagship Kamera, Mending Mana?
-
Tim Cook Bongkar Alasan Kenaikan Harga iPhone, Produk Ini Paling Berdampak
-
Terpopuler: HP Chipset Apa yang Bagus? Ini 3 Pilihan Samsung Rp2 Jutaan
-
Lenovo ThinkPad Disebut Siap Hadapi Kondisi Ekstrem, Apa Rahasianya?
-
3 Pilihan HP Samsung Rp2 Jutaan dengan RAM dan Kamera Terbaik
-
Meta Siapkan Fitur AI dan Live Chat untuk Piala Dunia 2026
-
6 HP Mulai Rp1 Jutaan dengan Kamera Ultrawide Jernih, Hasil Foto Luas dan Tajam