- Laporan penipuan di Indonesia mencapai 432.637 hingga Januari 2026, menunjukkan rata-rata seribu kasus harian, jauh lebih tinggi dari negara lain.
- Modus penipuan terkini memanfaatkan dokumen digital palsu seperti *invoice* dan kontrak, diciptakan mendesak untuk merugikan korban finansial.
- Pencegahan meliputi verifikasi sumber dokumen, pengecekan tanda tangan elektronik tersertifikasi, dan penggunaan layanan verifikasi digital resmi.
“Tanda tangan elektronik tersertifikasi menggunakan sistem enkripsi yang bisa diverifikasi, berbeda dengan tanda tangan hasil scan yang mudah dipalsukan,” ujarnya.
3. Gunakan Layanan Verifikasi Gratis
Masyarakat juga bisa memeriksa keaslian dokumen dengan mengunggah file ke layanan resmi Privy.
“Layanan ini gratis dan bisa digunakan untuk memverifikasi dokumen dari berbagai PSrE terdaftar, bukan hanya dari Privy,” kata Marshall.
Ia menambahkan, “Kami memastikan dokumen yang diunggah tidak disimpan, sehingga tetap aman dan rahasia.”
Jangan Tertipu Tampilan, Selalu Verifikasi
Marshall menekankan bahwa kesalahan umum masyarakat adalah menilai keaslian dokumen hanya dari tampilan visual.
“Dokumen digital bisa dimodifikasi tanpa terlihat secara kasat mata. Karena itu, verifikasi adalah langkah penting sebelum mengambil keputusan,” jelasnya.
Ia pun mengingatkan pentingnya kebiasaan sederhana: cek dulu sebelum percaya.
Baca Juga: Penipuan Digital Ramadan 2026 Meningkat, Waspadai Phishing, APK Palsu, dan Deepfake
“Kepercayaan di era digital harus dibangun di atas verifikasi. Dengan edukasi yang tepat, masyarakat bisa lebih kritis dan terhindar dari penipuan,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Dokumen Digital Jadi Senjata Baru Penipuan, Privy dan Komdigi Dorong Budaya Verifikasi
-
Dilema WNI Bermasalah di Kamboja, Korban Perdagangan Orang atau Operator Penipuan?
-
WhatsApp Kena Spam? Ini Cara Blokir dan Laporkan Penipu Agar Akun Aman
-
7 Aplikasi Anti Spam Terbaik untuk Lindungi HP Orang Tua dari Penipuan Telepon
-
6 Langkah Darurat Ini Jika Orang Tua Terlanjur Klik Link Penipuan di WhatsApp
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris