- Xiaomi mengakhiri pembaruan MIUI pada 24 Maret 2026, setelah melayani lebih dari 500 juta pengguna sejak 2010.
- HyperOS ditetapkan sebagai pengganti utama MIUI, berfokus pada integrasi lintas perangkat yang lebih efisien dan modern.
- Pengembangan HyperOS dimulai sejak 2014 sebagai fondasi strategi integrasi ekosistem "Manusia x Mobil x Rumah" Xiaomi.
Suara.com - Xiaomi mengumumkan penghentian total pembaruan MIUI pada 24 Maret 2026, menandai berakhirnya perjalanan panjang salah satu sistem Android paling populer di dunia.
Keputusan ini sekaligus mengukuhkan HyperOS sebagai pengganti utama yang akan digunakan di seluruh perangkat Xiaomi ke depan.
Akhir MIUI Setelah 500 Juta Pengguna
MIUI bukan sekadar sistem operasi biasa. Sejak pertama kali dirilis pada 2010, platform ini berkembang pesat hingga digunakan lebih dari 500 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia.
Namun, dua perangkat terakhir yang masih menerima update, yakni Redmi A2 dan Redmi A2 Plus kini resmi masuk masa akhir dukungan (end of life).
Update terakhir mereka hadir pada Desember 2025, dan sejak 24 Maret 2026, tidak ada lagi pembaruan lanjutan.
Langkah ini sekaligus menutup sejarah MIUI yang awalnya hanya proyek ROM kustom sebelum Xiaomi memproduksi smartphone sendiri.
Dari ROM Kustom Jadi Raksasa Global
MIUI pertama kali hadir berbasis Android 2.2 Froyo dan langsung menarik perhatian karena fitur yang lebih kaya dibanding Android standar.
Baca Juga: Daftar Harga HP Xiaomi Terbaru 2026, Mulai Seri Murah hingga Flagship
Pengguna dimanjakan dengan berbagai fitur seperti tema kustom penuh, Second Space, Dual Apps, hingga perekaman panggilan bawaan, fitur yang bahkan belum tersedia di banyak kompetitor saat itu.
Popularitas MIUI juga menjadi pintu masuk Xiaomi ke bisnis smartphone global, hingga akhirnya menjadikan brand ini salah satu pemain terbesar di dunia.
Keputusan Xiaomi bukan tanpa alasan. Seiring berkembangnya ekosistem perangkat, mulai dari smartphone, TV, hingga mobil listrik, MIUI dinilai tidak lagi mampu mengakomodasi kebutuhan integrasi yang semakin kompleks.
Pengembangan HyperOS sendiri sebenarnya sudah dimulai sejak 2014, dengan fokus menghadirkan sistem operasi lintas perangkat yang lebih efisien dan terintegrasi.
HyperOS: Lebih Ringan, Cepat, dan Terhubung
Sebagai pengganti MIUI, HyperOS membawa banyak peningkatan. Sistem ini diklaim lebih ringan, hemat memori, serta memberikan performa yang lebih stabil.
Berita Terkait
-
Spesifikasi Xiaomi Pad 8 di Indonesia: Tablet Rp7 Jutaan dengan Snapdragon 8s Gen 4 dan AI
-
Xiaomi Pad 8 Series: Tablet Android Pertama dengan PC-Level WPS Office untuk Kerja Profesional
-
6 HP Xiaomi Performa Tinggi dan Kamera Jernih Mulai Rp5 Jutaan
-
Terpopuler: 64 HP Xiaomi Dapat Update OS, Pilihan HP RAM 12 GB Termurah untuk Multitasking
-
Teaser Beredar, Xiaomi Book Pro 14 Usung Bodi Super Ringan dan Prosesor Kencang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan