- ITE dan BDx Data Centers sepakat siapkan tenaga ahli pusat data dan AI melalui penandatanganan Nota Kesepahaman strategis.
- Mahasiswa akan mendapat pengalaman langsung di fasilitas canggih BDx SIN1 yang mendukung teknologi AI serta komputasi kuantum.
- Kolaborasi ini mendukung strategi nasional Singapura untuk ketahanan digital dan pemenuhan proyeksi peningkatan signifikan lapangan kerja 2030.
Suara.com - Institute of Technical Education (ITE) resmi menjalin kerja sama strategis dengan BDx Data Centers untuk menyiapkan tenaga kerja masa depan di bidang pusat data dan kecerdasan buatan (AI).
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup seluruh kampus ITE.
Melalui program ini, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung di fasilitas SIN1 milik BDx, pusat data canggih yang sudah siap mendukung teknologi AI bahkan dilengkapi fasilitas uji komputasi kuantum.
Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi nasional Singapura dalam menghadapi lonjakan kebutuhan tenaga ahli digital, sekaligus mendukung roadmap Green Data Centre dan visi Smart Nation.
CEO BDx Data Centers, Mayank Srivastava, menegaskan pentingnya peran pusat data dalam era digital saat ini.
“Pusat data merupakan tulang punggung revolusi kecerdasan buatan,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Jumat (27/3/2026).
Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi ketahanan teknologi negara.
“Dengan membangun jalur pengembangan talenta lokal yang terampil bersama ITE, kami memperkuat posisi Singapura sebagai pemimpin di bidang AI dan infrastruktur digital,” jelasnya.
Tak hanya itu, para mahasiswa juga akan dibekali keterampilan praktis yang langsung relevan dengan industri.
Baca Juga: Trafik Data Naik 20 Persen Saat Lebaran 2026, Indosat Andalkan AI untuk Pantau Jaringan Real-Time
“Para siswa kami akan memperoleh kompetensi praktis yang diperlukan untuk mendukung operasi penting, mulai dari layanan keuangan hingga aplikasi AI yang terus berkembang,” tambahnya.
Dari sisi pendidikan, CEO ITE, Peter Lam, menyambut kolaborasi ini sebagai terobosan penting dalam sistem pembelajaran vokasi.
“Melalui kerja sama ini, kami akan mengintegrasikan skenario operasional pusat data dunia nyata ke dalam kurikulum, sehingga lulusan kami benar-benar siap kerja,” ungkapnya.
Menurut data Asia-Pacific Data Centre Association (APDCA), industri pusat data di Singapura saat ini telah menciptakan sekitar 7.000 lapangan kerja bernilai tinggi.
Angka ini diproyeksikan melonjak hampir tiga kali lipat pada 2030, dengan kontribusi ekonomi meningkat hingga 8,9 kali lipat.
Pertumbuhan pesat ini dipicu oleh meningkatnya kebutuhan akan komputasi awan dan teknologi AI, yang menjadikan pusat data sebagai fondasi utama transformasi digital global.
Kolaborasi antara ITE dan BDx ini pun menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak akan tenaga kerja lokal yang terampil, sekaligus membuka peluang karier besar bagi generasi muda di salah satu sektor teknologi paling menjanjikan saat ini.
Tag
Berita Terkait
-
Predator Helios 16 AI Resmi di Indonesia, Laptop Gaming RTX 5090 Seharga Rp79 Juta
-
Indosat Gandeng Safaricom, Hadirkan AI dan M-PESA untuk Layanan Digital Lebih Cerdas
-
Terpopuler: 7 Prompt AI Gambar Ucapan Idulfitri, Tips Menghemat Baterai HP saat Mudik
-
7 Prompt Gambar Ucapan Idulfitri 2026 Pakai Gemini AI, dari Estetik sampai Futuristik
-
AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali