-
Sony menaikkan harga PS5 sebesar 100 dolar AS mulai April 2026.
-
Krisis chip global dan ketegangan geopolitik menjadi penyebab utama kenaikan harga.
-
Harga PS5 Pro melonjak hingga kisaran Rp15,3 juta di pasar internasional.
Suara.com - Sony Interactive Entertainment baru-baru ini memberikan kabar buruk bagi gamer di seluruh dunia. Harga PS5 nantinya bakal bertambah mahal 100 dolar AS atau Rp1,7 juta mulai April 2026.
Model Pro bahkan mengalami kenaikan harga signifikan dibanding tahun lalu.
Krisis chip serta memori akibat dari serapan industri AI dan perang Iran yang memanas membuat biaya produksi konsol gaming meningkat.
"Dengan terus berlanjutnya tekanan dalam lanskap ekonomi global, kami telah memutuskan untuk menaikkan harga PS5, PS5 Pro, dan PlayStation Portal remote player secara global. Kami menyadari bahwa perubahan harga berdampak pada komunitas kami, dan setelah evaluasi yang cermat, kami menemukan bahwa ini adalah langkah yang diperlukan untuk memastikan kami dapat terus memberikan pengalaman bermain game yang inovatif dan berkualitas tinggi kepada para pemain di seluruh dunia," tulis Isabelle Tomatis selaku Wakil Presiden Pemasaran Global Sony Interactive Entertainment dikutip dari laman resmi Sony.
Menurut keterangan Sony, harga PS5 terbaru berlaku mulai 2 April 2026 di pasar internasional, yang mencakup Eropa, Amerika Serikat, dan Asia.
Laporan dari GamingIndustry.biz serta Guardian mengungkap bahwa krisis chipset serta memori membuat biaya produksi konsol PlayStation ikut membengkak dari hulu.
Analis menunjuk pada persaingan ketat dari industri kecerdasan buatan (AI) yang membuat produsen memori lebih memprioritaskan pasokan untuk chip pusat data yang lebih menguntungkan.
Akibatnya, pasokan untuk perangkat konsumen seperti konsol game menjadi lebih ketat dan mahal.
Selain itu, ketegangan geopolitik turut memperburuk situasi.
Baca Juga: Peluncuran PS6 Diklaim Masih Sesuai Jadwal, Harga Kemungkinan Lebih Mahal
Serangan terhadap fasilitas ekspor gas alam di Qatar mengancam pasokan helium global, bahan krusial dalam produksi semikonduktor.
Dengan pasokan yang berkurang, harga komponen inti untuk membuat konsol game pun meroket.
Di Amerika Serikat, harga PS5 standar akan naik menjadi 649,99 dolar AS, PS5 Digital Edition menjadi 599,99 dolar AS, dan PS5 Pro yang paling ditunggu-tunggu akan dibanderol 899,99 dolar AS.
Kenaikan serupa juga akan diterapkan di wilayah Eropa, Inggris, dan Jepang. Berikut rincian kenaikan harga PS5:
- PS5: 649,99 dolar AS atau Rp11 juta (sebelumnya 549,99 dolar AS)
- PS5 Digital Edition: 599,99 dolar AS atau Rp10,2 juta (sebelumnya 499,99 dolar AS)
- PS5 Pro: 899.99 dolar AS atau Rp15,3 juta (sebelumnya 749.99 dolar AS)
- PS Portal: 249,99 dolar AS atau Rp4,2 juta (sebelumnya 199,99 dolar AS)
Fenomena ini bukan hanya dialami oleh Sony. Nintendo juga telah mengisyaratkan kemungkinan kenaikan harga konsol mereka karena tantangan serupa dalam mengamankan pasokan komponen.
Dengan penjualan PS5 yang sempat turun 15,7 persen pada kuartal liburan lalu dan potensi peluncuran PS6 yang mungkin tertunda hingga 2028, industri game tampaknya sedang memasuki era baru yang lebih menantang.
Berita Terkait
-
PUBG Blindspot Layu Sebelum Berkembang, Game Baru Ini Berumur Kurang dari 2 Bulan
-
10 Penerbit Game Terbaik Versi Metacritic: Square Enix Pemuncak, Capcom Nomor 3
-
63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
-
iPhone Terbaru 2027 Diprediksi Usung Sensor Sony 200 MP, Pakai Teknologi Anyar
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya
-
Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi
-
Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya
-
Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?
-
Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya
-
Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!
-
Kasus TPPU Eks Jampidsus, Kejagung Periksa Pengacara dan Pihak Swasta Terkait Aset