- TikTok berkomitmen mematuhi PP Tunas tentang perlindungan anak, termasuk aturan khusus pengguna di bawah usia 16 tahun.
- Platform tersebut mengandalkan teknologi kecerdasan buatan untuk proaktif mendeteksi dan menghapus konten melanggar aturan.
- Per 27 Maret 2026, TikTok dikategorikan "kooperatif sebagian" dalam kepatuhan terhadap regulasi perlindungan anak Indonesia.
Suara.com - Platform video pendek TikTok menegaskan komitmennya untuk mematuhi regulasi baru pemerintah Indonesia terkait perlindungan anak di ruang digital, yakni PP Tunas.
Langkah ini menjadi sorotan di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan digital anak, sekaligus menandai babak baru dalam pengawasan platform teknologi di Tanah Air.
Dalam pernyataan resminya, TikTok menyebut akan mengikuti seluruh ketentuan dalam PP Tunas, termasuk aturan khusus untuk pengguna di bawah usia 16 tahun.
“TikTok berkomitmen untuk mematuhi peraturan ini sesuai masa transisi yang tertuang di dalam PP Tunas, termasuk mengambil langkah-langkah kepatuhan terkait akun remaja di bawah 16 tahun setelah proses penilaian mandiri,” demikian pernyataan resmi perusahaan, dilansir dari laman Antara, Sabtu (28/3/2026).
Selain itu, TikTok juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital guna memastikan implementasi kebijakan berjalan sesuai aturan.
Andalkan AI untuk Deteksi dan Moderasi Konten
Sebagai bagian dari perlindungan pengguna, TikTok mengungkapkan telah mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menyaring konten berbahaya dan melanggar aturan.
“Dari seluruh konten yang kami hapus karena melanggar aturan kami, 99,1 persen di antaranya dihapus secara proaktif sebelum konten tersebut dilaporkan,” ungkap TikTok.
Tak hanya itu, sistem AI juga digunakan untuk mendeteksi pelanggaran batas usia.
Baca Juga: Teknologi AI Vision 2.0 dan Robot Rumah Tangga Jadi Tren di 2026, Smart Home Makin Canggih
“Kami juga menggunakan teknologi paling inovatif untuk mendeteksi akun yang melanggar kebijakan batas usia, dan menangguhkan akun yang teridentifikasi tidak patuh,” lanjut pernyataan tersebut.
Lebih dari 50 Fitur Keamanan untuk Remaja
Dalam hal perlindungan data dan privasi, TikTok mengklaim telah menyediakan lebih dari 50 pengaturan keamanan yang otomatis aktif, khususnya untuk akun remaja.
Langkah ini mencerminkan upaya platform dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman, seiring meningkatnya tekanan global terhadap perusahaan teknologi untuk melindungi pengguna muda.
Persaingan Kepatuhan Platform Digital
Menariknya, berdasarkan data pemerintah per 27 Maret 2026, baru dua platform yang dinyatakan sepenuhnya patuh terhadap PP Tunas, yaitu X dan Bigo Live.
Sementara TikTok bersama Roblox masuk kategori “kooperatif sebagian”. Adapun platform besar lain seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan Threads disebut masih belum memenuhi ketentuan.
Menutup pernyataannya, TikTok menegaskan akan terus memperkuat sistem perlindungan pengguna dan mengikuti proses evaluasi pemerintah.
“Kami akan terus terlibat secara konstruktif dengan Komdigi dalam proses penilaian mandiri, dan berharap aturan ini akan diterapkan secara adil dan konsisten pada semua platform media sosial,” tutup TikTok.
Tag
Berita Terkait
-
AI Agent dengan Konfigurasi Jaringan Otomatis via Chat, Ini Fitur Canggihnya
-
7 Ide Konten TikTok Paling Seru untuk Lebaran 2026, Biar FYP dan Banyak Ditonton
-
Cara Pakai AI untuk Ucapan Idulfitri 2026 Menarik, Lengkap Prompt Tinggal Copas!
-
Predator Helios 16 AI Resmi di Indonesia, Laptop Gaming RTX 5090 Seharga Rp79 Juta
-
Indosat Gandeng Safaricom, Hadirkan AI dan M-PESA untuk Layanan Digital Lebih Cerdas
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
4 Tablet RAM 8GB Rp1 Jutaan Layar Tajam dan Baterai Jumbo, Cocok Buat Anak Sekolah
-
3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas
-
7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis