-
Sony resmi menaikkan harga PS5 hingga 100 dolar AS per April 2026.
-
Kelangkaan stok terjadi akibat kepanikan pembeli dan prioritas chip serta RAM industri AI.
-
Harga PS5 Pro melonjak drastis mencapai angka Rp15,3 juta per unit.
Suara.com - Sony mengumumkan bahwa harga PS5 bakal bertambah mahal pada April 2026. Pengumuman tersebut berdampak pada kepanikan penggemar serta stok konsol menjadi menipis.
Itu seperti kembali ke tahun 2020: PlayStation 5 laris manis, dan suasana dipenuhi keputusasaan.
Meski pengumuman Sony mulai berlaku 2 April, calon konsumen sudah melakukan perburuan besar-besaran.
Keputusan untuk menaikkan harga hingga 100 dolar AS lebih mahal sontak mengubah keraguan gamer menjadi sebuah urgensi.
Itu mendorong mereka untuk segera membeli atau menukar konsol sebelum terlambat.
Fenomena ini membuat stok PS5, terutama PS5 Pro, menjadi barang langka di pasaran.
Di berbagai forum online seperti Reddit, kepanikan ini terasa begitu nyata.
"Baru saja membeli PS5 Pro karena panik," tulis seorang pengguna, yang diamini oleh banyak gamer lain dengan cerita serupa.
Perasaan FOMO (Fear of Missing Out) menyebar cepat, mengubah mereka yang tadinya hanya mengamati menjadi pemburu aktif.
Baca Juga: Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam
Kondisi ini diperparah oleh promosi tukar tambah dari peritel seperti GameStop, yang ironisnya malah membuat harga PS5 Pro bekas lebih mahal daripada unit baru.
Akibatnya, menemukan konsol game impian ini menjadi sebuah tantangan tersendiri.
Mengutip Polygon, laporan online dari gamer yang kesulitan menemukan PS5 Pro pun membanjiri internet.
Stok di peritel besar seperti Target dan Best Buy menipis drastis, seringkali hanya menyisakan satu atau dua unit per toko.
"Saya mati-matian mencoba menukar PS5 saya untuk mendapatkan PS5 Pro dengan promo tersebut. Saya dari negara bagian Washington dan semua toko dalam radius 100 mil sudah habis terjual," keluh seorang gamer di Reddit.
Kelangkaan ini bahkan membuat beberapa orang terjebak dalam situasi sulit, telah menukarkan konsol lama mereka namun tidak menemukan unit baru untuk dibeli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Samsung Galaxy A07 5G Resmi Rilis, Baterai 6000mAh Tahan Seharian, Harga Rp2 Jutaan
-
Harga Samsung Galaxy A37 di Indonesia Tembus Rp7 Juta, Lawan Deretan HP Spek Gahar
-
5 Tablet Samsung Paling Awet: Dipakai Bertahun-tahun Tak Turun Performa
-
5 Rekomendasi HP Murah Layar Anti Gores 2026, Worth It untuk Jangka Panjang
-
Daftar Harga Samsung Galaxy A57 di Indonesia Terungkap, Tambah Mahal Hampir Rp2 Juta
-
5 HP Samsung dengan NFC Termurah di April 2026, QRIS dan Top Up Lebih Mudah
-
5 Fakta Pink Moon: Kenapa Bisa Terjadi dan Waktu Terbaik Untuk Melihatnya di Indonesia?
-
5 Rekomendasi HP Murah Spek Kencang 2026, Harga Bersahabat Performa Ngebut
-
6 Smartwatch Layar AMOLED dengan Pemantau Kesehatan dan GPS Mulai Rp300 Ribuan
-
Gameplay Forza Horizon 6 Terbaru Bocor, Aktivitas Kota Lebih Hidup