-
Negosiasi Iran dan AS di Islamabad berakhir buntu tanpa kesepakatan.
-
Penyebab utama kegagalan adalah tuntutan terkait program nuklir Iran.
-
Nama JD Vance dan Donald Trump trending di X setelah hasil negosiasi.
Suara.com - Iran dan Amerika Serikat (AS) resmi melakukan gencatan senjata mulai 8 April 2026 di mana sekarang mereka baru saja bernegoisasi. Sayang, negoisasi Amerika Serikat mengumumkan bahwa negoisasi mencapai jalan buntu pada Minggu (12/04/2026).
Di tengah kabar Iran-AS gagal sepakat saat negoisasi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump viral setelah terekam kamera menghadiri pertandingan UFC di Miami.
AS diketahui mengirimkan Wapres JD Vance serta beberapa petinggi untuk bernegoisasi dengan Iran di Pakistan.
Donald Trump sendiri tetap berada di Amerika Serikat. Salah satu video viral memperlihatkan Donald Trump disambut meriah oleh penonton UFC 327 di Miami pada Sabtu (11/04/2026) malam selama penampilan pertamanya di acara olahraga sejak dimulainya perang Iran.
Pantauan melalui Trends24.in, negoisasi Iran-AS yang gagal membuat beberapa pembahasan seperti UFC, Hormuz, JD Vance, Trump, dan Iran trending di X.
Lebih dari sejuta cuitan UFC serta JD Vance bahkan mengalahkan topik Arsenal yang sempat riuh pada Sabtu (11/04/2026).
Arsenal sendiri trending karena kalah 1 vs 2 di kandang melawan Bournemouth. The Gunners kehilangan poin penting saat mereka berada pada jalur perebutan juara Liga Inggris 2025-2026.
Drama 21 Jam di Islamabad Membuat JD Vance Trending
Setelah negosiasi maraton yang menegangkan selama 21 jam di Islamabad, harapan untuk gencatan senjata permanen antara Amerika Serikat dan Iran pupus.
Baca Juga: Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran
Wakil Presiden AS, JD Vance, mengonfirmasi bahwa pembicaraan berakhir tanpa kesepakatan setelah Iran menolak proposal final dari Washington.
Misi diplomatik tingkat tinggi yang dimediasi oleh Pakistan ini menemui jalan buntu, meninggalkan ketidakpastian besar di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan resmi serta detik-detik petinggi AS meninggalkan Islamabad membuat JD Vance masuk 10 besar trending topik global di X.
"Kabar buruknya adalah kita belum mencapai kesepakatan, dan saya pikir itu kabar buruk bagi Iran jauh lebih besar daripada kabar buruk bagi Amerika Serikat. Jadi kami kembali ke Amerika Serikat tanpa mencapai kesepakatan. Kami telah menjelaskan dengan sangat jelas apa batasan-batasan kami," kata Vance pada 12 April 2026 dikutip dari Guardian.
Akar masalahnya tetap sama: program nuklir Iran. Vance menegaskan bahwa AS mencari komitmen tegas bahwa Iran tidak akan pernah mengejar senjata nuklir, menyebutnya sebagai tujuan utama Presiden Donald Trump.
Selama perundingan, Trump terlibat aktif dan berbicara dengan Vance "sekitar setengah lusin" hingga "dua belas kali", menunjukkan betapa krusialnya negosiasi ini bagi Gedung Putih.
Berita Terkait
-
21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan
-
Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan
-
Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis
-
Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman
-
Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global
-
Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!
-
5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang
-
Cara Memilih HP untuk Jangka Panjang, Awet Dipakai Bertahun-Tahun
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat
-
Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau
-
Rincian Update Game Ragnarok Origin Classic, Ada Job hingga Server Baru
-
Jelang Galaxy Unpacked, Samsung Beberkan Masa Depan AI yang Lebih Personal dan Aman