Tekno / Gadget
Selasa, 14 April 2026 | 15:02 WIB
Samsung Exynos. [YouTube/Samsung]
Baca 10 detik
  • Samsung berencana meningkatkan penggunaan chipset Exynos hingga 50 persen pada lini flagship Galaxy S27 mendatang.
  • Keputusan tersebut diambil untuk menekan tingginya biaya produksi akibat ketergantungan pada chipset Snapdragon buatan Qualcomm.
  • Keberhasilan strategi ini bergantung pada peningkatan performa dan efisiensi daya chipset Exynos 2700 bagi pengguna.

Suara.com - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan strategi besar untuk lini hp flagship berikutnya. Pada seri Samsung Galaxy S27, perusahaan disebut akan meningkatkan penggunaan chipset buatannya sendiri, Exynos, hingga sekitar 50 persen.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Samsung ingin mengurangi ketergantungan pada chipset dari Qualcomm, yang selama ini menjadi pemasok utama prosesor seri Galaxy S.

Biaya Snapdragon Makin Mahal Jadi Pemicu

Keputusan ini tidak lepas dari meningkatnya biaya produksi. Pada seri sebelumnya, seperti Samsung Galaxy S25, Samsung sepenuhnya mengandalkan chipset Snapdragon, yang disebut-sebut membuat biaya membengkak hingga sekitar 3 triliun won.

Ke depan, tekanan biaya diperkirakan akan semakin besar. Chipset generasi baru seperti Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dikabarkan akan menggunakan fabrikasi 2nm dari TSMC, yang jauh lebih mahal.

Jika tetap bergantung penuh pada Snapdragon, Samsung dihadapkan pada pilihan sulit, yakni menanggung biaya tersebut, menaikkan harga jual ke konsumen, atau mencari alternatif yang lebih efisien.

Chipset Qualcomm Snapdragon. [Qualcomm]

Exynos Kembali Didorong, Tapi Masih Ada Tantangan

Samsung berupaya menyeimbangkan kembali strategi chipset agar biaya produksi tetap terkendali. Namun, tantangan tetap ada.

Berdasarkan berbagai pengujian, performa Exynos, termasuk generasi terbaru seperti Exynos 2600, dinilai cukup kompetitif di beberapa aspek, tetapi masih tertinggal dari Snapdragon dalam hal efisiensi daya, suhu, dan daya tahan baterai.

Baca Juga: 5 Tablet Snapdragon Terbaik untuk Multitasking, Performa Ngebut Tanpa Lag

Meski begitu, Samsung tampaknya semakin percaya diri untuk meningkatkan porsi Exynos di perangkat flagship mereka.

Untuk seri Galaxy S27, Samsung disebut menargetkan pembagian penggunaan chipset yang lebih seimbang antara Snapdragon dan Exynos, masing-masing sekitar 50 persen.

Strategi ini menunjukkan upaya jangka panjang perusahaan untuk mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga sekaligus memperkuat ekosistem chip internalnya.

Keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada performa generasi berikutnya, yakni Exynos 2700. Chip ini diharapkan mampu menghadirkan peningkatan signifikan, terutama dalam efisiensi daya dan stabilitas penggunaan sehari-hari.

Jika mampu bersaing tidak hanya di benchmark tetapi juga dalam penggunaan nyata, Exynos berpeluang menjadi tulang punggung baru bagi lini hp flagship Samsung.

Load More