Tekno / Gadget
Kamis, 16 April 2026 | 07:35 WIB
Peluncuran Intel Core Ultra Series 3 di Jakarta, Rabu (15/4/2026). [Suara.com/Dythia]
Baca 10 detik
  • George Chacko dari Intel menyatakan kenaikan harga RAM global tidak akan menghambat inovasi perusahaan di masa mendatang.
  • Intel memastikan lonjakan harga komponen bersifat sementara dan tidak memengaruhi strategi jangka panjang penyediaan teknologi bagi konsumen.
  • Intel menyediakan beragam pilihan produk dan perangkat pada berbagai segmen harga untuk menjangkau seluruh kalangan pengguna teknologi.

Suara.com - Kenaikan harga RAM dan memori global tengah menjadi sorotan industri teknologi. Meski begitu, Intel menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak akan mengganggu laju inovasi perusahaan.

General Manager SEA and ANZ Sales Intel Corporation, George Chacko, mengakui adanya tekanan harga pada berbagai komponen, termasuk memori.

Namun, perusahaan memastikan bahwa fokus utama tetap pada menghadirkan teknologi terbaru ke pasar.

“Kami memahami situasi harga yang sedang terjadi. Tapi dari sisi Intel, kami memastikan inovasi yang kami bawa ke konsumen tidak melambat,” ujarnya saat peluncuran di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Kenaikan Harga RAM Dinilai Sementara

Menurut dia, lonjakan harga komponen seperti RAM bukanlah kondisi permanen. Perusahaan menilai fluktuasi ini hanya bersifat sementara dan tidak akan berdampak besar pada strategi jangka panjang.

“Pergerakan harga ini bersifat sementara dan tidak akan memengaruhi upaya kami dalam menghadirkan inovasi dan teknologi,” jelas George Chacko.

Intel juga melihat bahwa permintaan terhadap teknologi terbaru tetap tinggi. Konsumen dinilai tidak menunda pembelian ketika produk baru sudah tersedia di pasar.

“Kami melihat pelanggan tidak menunggu. Begitu inovasi tersedia, mereka langsung mengadopsinya,” tambahnya.

Baca Juga: Laptop AI Intel Core Ultra Series 3 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Keunggulan dan Daftar Mereknya

Peluncuran Intel Core Ultra Series 3 di Jakarta, Rabu (15/4/2026). [Suara.com/Dythia]

Banyak Pilihan di Tengah Harga Komponen Naik

Untuk menghadapi kenaikan harga RAM, Intel mengandalkan strategi menghadirkan beragam pilihan produk di berbagai segmen harga. Mulai dari pelajar, pengguna rumahan, hingga kebutuhan bisnis, semua tetap bisa dijangkau.

“Kami menyediakan pilihan produk di semua rentang harga. Dari sisi pasokan, harga, hingga konfigurasi, semuanya tersedia untuk berbagai kebutuhan pengguna,” kata Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia.

Intel juga mengungkapkan bahwa dalam lini platform terbarunya, perusahaan menghadirkan ratusan desain perangkat dari berbagai mitra.

“Untuk pertama kalinya, kami memiliki lebih dari 200 desain. Tentu semuanya tidak berada di harga yang sama, sehingga konsumen punya banyak opsi,” ungkapnya.

Intel menegaskan bahwa prosesor terbarunya tidak hanya ditujukan untuk pasar premium, tetapi juga untuk segmen menengah yang mengutamakan performa dan efisiensi.

Load More