-
Jusuf Kalla bantah danai kasus ijazah Jokowi senilai Rp 5 Miliar.
-
JK klaim sebagai sosok kunci yang membawa Jokowi menjadi Gubernur DKI.
-
Istilah Termul merujuk pada label pendukung setia atau loyalis Presiden Jokowi.
Sebagai pengingat, "Cebong" dan "Kadrun" adalah label pejoratif (penghinaan) hasil polarisasi politik Indonesia sejak Pilpres 2014/2019.
Itu mereduksi kompleksitas individu menjadi entitas simbolik. Cebong (cebonger) merujuk pada pendukung berat Jokowi.
Istilah 'Ternak Cebong' lantas berevolusi menjadi 'Termul' alias 'Ternak Mulyono'.
Seiring dengan polarisasi di media sosial, muncul sebutan untuk mereka yang dianggap "paling depan" membela manuver politik Jokowi.
Kata "Terlalu Mulyono" atau "Ternak Mulyono" (Termul) pun lahir untuk melabeli loyalis atau narasi yang dianggap terlalu condong membela kepentingan politik keluarga Jokowi.
JK Marah Dituduh Dalang di Balik Kasus Ijazah Jokowi
JK menegaskan bahwa tuduhan pendanaan senilai Rp 5 miliar adalah fitnah tak berdasar. Ia mengaku tidak pernah mengenal apalagi bertemu dengan Rismon Sianipar.
"Ini soal Rismon ini sudah melibatkan semua orang, dituduhlah saya, dituduh Puan, dituduh SBY, dituduh siapa. Itu pengalihan saja. Jadi saya marah kenapa? Apalagi saya dituduh kasih Rp 5 M, mana saya kasih Rp 5 M? Ketemu aja tidak tahu saya, kenal pun tidak," tegas JK sambil menunjukkan bukti percakapan WhatsApp sebagai penolakan atas ajakan bertemu.
Tak berhenti di situ, JK membuka kembali arsip sejarah yang jarang terungkap ke publik.
Baca Juga: JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!
Ia mengklaim sebagai sosok kunci yang membawa Jokowi dari Solo ke panggung ibu kota untuk menjadi gubernur.
Menurutnya, tanpa lobi dan desakannya kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, jalan Jokowi menuju kursi DKI 1 tidak akan semulus itu.
Berita Terkait
-
JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!
-
JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'
-
JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?
-
Viral Video Siswa Medan Seberangi Sungai Deli di Atas Pipa Air, Warganet Colek Prabowo Subianto
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan