- Garmin meluncurkan program For Every Mom di Jakarta untuk membantu ibu memantau kesehatan melalui teknologi wearable berbasis data.
- Perangkat Garmin menyediakan fitur pemantauan energi, kualitas tidur, tingkat stres, dan durasi pemulihan bagi perempuan dengan aktivitas padat.
- Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kesadaran diri agar para ibu dapat mengelola kesehatan secara optimal guna menghindari kelelahan berlebih.
Suara.com - Perusahaan teknologi wearable Garmin menghadirkan inovasi kesehatan berbasis data melalui program For Every Mom: Body, Life & Recovery, yang dirancang khusus untuk membantu ibu modern memahami kondisi tubuh mereka secara lebih menyeluruh, mulai dari energi harian, tingkat stres, hingga kualitas pemulihan.
Di tengah peran perempuan yang semakin kompleks, Garmin menekankan bahwa teknologi bukan sekadar pelacak aktivitas, tetapi alat penting untuk membaca sinyal tubuh secara real-time dan mengambil keputusan yang lebih bijak terkait kesehatan.
“Kami ingin mengajak para ibu untuk melihat self-care bukan sebagai pilihan, tetapi sebagai kebutuhan. Kesehatan bukan hanya tentang aktivitas fisik, tetapi bagaimana kita mengelola energi, kualitas tidur, dan tingkat stres,” ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia.
Fitur Garmin yang Jadi Sorotan: Lebih dari Sekadar Smartwatch
Melalui perangkat wearable-nya, Garmin menghadirkan berbagai fitur unggulan yang relevan dengan kebutuhan perempuan masa kini, terutama ibu dengan aktivitas padat.
- Pemantauan Energi (Body Battery) - Membantu pengguna mengetahui kapan tubuh berada dalam kondisi optimal untuk beraktivitas dan kapan perlu beristirahat.
- Sleep Tracking & Sleep Score - Menganalisis kualitas tidur secara detail, termasuk fase tidur ringan, dalam, dan REM.
- Stress Tracking - Mengukur tingkat stres harian dan memberikan insight kapan tubuh perlu relaksasi.
- Recovery Time & Health Monitoring - Memberikan rekomendasi waktu pemulihan setelah aktivitas fisik maupun mental.
Menurut Vishal Dasani, Sleep & Recovery Coach, data dari perangkat wearable seperti Garmin seharusnya tidak dilihat sebagai angka semata, tetapi sebagai panduan memahami kondisi tubuh.
“Pendekatan ini mendorong peserta untuk melihat data bukan sekadar angka, melainkan sebagai refleksi kondisi tubuh yang membantu menentukan kapan harus beraktivitas dan kapan tubuh membutuhkan pemulihan,” jelas Vishal.
Teknologi untuk Memahami Tubuh, Bukan Sekadar Bergerak
Garmin juga menekankan pentingnya keseimbangan antara aktivitas dan pemulihan. Dalam sesi diskusi, para ahli mengungkap bahwa banyak perempuan sering mengabaikan sinyal tubuh, terutama saat menghadapi perubahan hormon, tekanan pekerjaan, dan tanggung jawab keluarga.
Baca Juga: Apple Watch hingga iPhone Jadi Sorotan di Event Lari 5K dan Kelas Teknologi
Aristiwidya Bramantika, Leadership Transformation Strategist, menyoroti pentingnya jeda dalam kehidupan yang serba cepat.
“Banyak perempuan tanpa sadar terus berjalan tanpa memberi ruang untuk berhenti. Padahal, kemampuan untuk berhenti sejenak adalah bagian penting dari kepemimpinan diri,” ujarnya saat jumpa pers di Jakarta, belum lama ini.
Hal ini sejalan dengan pendekatan teknologi Garmin yang tidak hanya mendorong aktivitas, tetapi juga memberikan insight kapan tubuh perlu recovery secara optimal.
Tren Teknologi Kesehatan: Dari Tracking ke Self-Awareness
Inisiatif ini menunjukkan pergeseran tren dalam dunia teknologi kesehatan, dari sekadar fitness tracking menjadi wellness awareness. Garmin memosisikan perangkatnya sebagai bagian dari ekosistem gaya hidup sehat yang berkelanjutan.
Dengan fitur-fitur berbasis data tersebut, pengguna, terutama ibu, dapat:
- Menghindari kelelahan berlebih (burnout)
- Mengelola energi harian lebih efektif
- Meningkatkan kualitas tidur dan pemulihan
- Menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi
- Komitmen Garmin: Teknologi yang Human-Centric
Melalui program ini, Garmin tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi, tetapi juga membangun kesadaran bahwa kesehatan adalah proses berkelanjutan yang perlu dikelola setiap hari.
Dengan pendekatan berbasis data dan pengalaman pengguna, Garmin ingin membantu perempuan memahami ritme tubuhnya agar dapat menjalani berbagai peran secara lebih seimbang.
“Kesehatan bukan hanya tentang bergerak aktif, tetapi bagaimana kita memahami tubuh dan memberi ruang untuk pemulihan,” tutup Chandrawidhi.
Berita Terkait
-
5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif
-
Andalkan Data Biometrik untuk Tingkatkan Performa, Garmin Ubah Cara Atlet Hybrid Race
-
Rahasia Tetap Hemat Meski Tanggal Tua, Manfaatkan Fitur SPayLater
-
4 Smartwatch di Bawah Rp200 Ribuan, Diskon Besar hingga 75 Persen
-
3 Rekomendasi Smartwatch Samsung Termurah 2026, Fitur Canggih dan Stylish
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact