-
Lima studio film raksasa berebut hak adaptasi game legendaris Battlefield.
-
Christopher McQuarrie dan Michael B. Jordan terlibat dalam proyek film ini.
-
Kesuksesan film Super Mario memicu tren adaptasi gim di industri Hollywood.
Suara.com - Film adaptasi game semakin populer serta berhasil meraih kesuksesan. Sebagai salah satu franchise legendaris, film adaptasi Battlefield sekarang turut menjadi rebutan.
Berbagai studio raksasa kabarnya berminat menggarap proyek film tersebut.
Perlu diketahui, Battlefield 6 merupakan salah satu game FPS dengan banyak penggemar pada tahun lalu.
Tentu adaptasi filmnya bisa mendulang banyak penonton, terutama dari industri gaming.
Usai meluncur, The Super Mario Galaxy Movie berhasil mencetak pendapatan tembus 635 juta dolar AS atau Rp10,1 triliun meski baru tayang 10 hari beberapa waktu lalu.
Sebagai adaptasi game, film Resident Evil 2026 dan Mortal Combat 2 yang siap tayang diharapkan meraih kesuksesan serupa.
Tak hanya itu, judul legendaris seperti Call of Duty, The Legend of Zelda, serta Helldivers sekarang masih dalam proses pengerjaan.
5 Studio Besar Berebut Dapatkan Film Battlefield
Laporan dari media industri hiburan The Wrap menyebutkan setidaknya lima pemain besar telah mengajukan penawaran serius: Warner Bros. Discovery, Amazon MGM Studios, Sony, Universal, dan Netflix.
Baca Juga: Film Resident Evil 2026 Tayang September, Adaptasi Segar dengan Estetika Game Lawas
Daya tarik utama adalah keterlibatan Christopher McQuarrie, sutradara di balik kesuksesan film-film Mission: Impossible dan penulis Top Gun: Maverick, yang akan menulis sekaligus menyutradarai.
Tidak hanya itu, aktor peraih Oscar Michael B. Jordan (Black Panther, Creed) terikat sebagai produser dan berpotensi besar untuk menjadi bintang utama.
Kombinasi IP game populer dengan duo sineas dan aktor papan atas ini sontak membuat semua studio siaga.
Fenomena ini bukanlah kejutan di tengah tren adaptasi video game yang sedang merajai box office.
Kesuksesan luar biasa film seperti The Super Mario Bros. Movie dan seri Sonic the Hedgehog telah membuktikan bahwa ada pasar yang masif dan loyal untuk konten semacam ini.
Ditambah lagi, IP Battlefield sendiri sedang berada di puncak popularitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi
-
Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%
-
7 Tips Memilih Mesin Cuci yang Tepat agar Awet dan Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga
-
Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS
-
4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!
-
Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi
-
Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya