-
Krisis chip memori diprediksi membuat harga ponsel mahal hingga akhir 2027.
-
Dominasi produksi chip untuk kecerdasan buatan menjadi penyebab utama kenaikan harga.
-
Merek besar seperti Samsung dan Infinix sudah menaikkan harga secara signifikan.
Sebagai contoh, Redmi Note 14 4G (8GB/128GB) dulu hanya Rp2,4 juta. Redmi Note 15 4G (8GB/128GB) sekarang sudah dipatok mencapai Rp2,9 juta.
Pada awal April lalu, Vivo dan iQOO kompak menaikkan harga berbagai segmen dari Rp200 ribu hingga Rp800 ribu.
Sampai Kapan Harga Ponsel Bertambah Mahal?
Terdapat berbagai pandangan untuk jawaban pertanyaan tersebut.
Pandangan pertama mengungkap bahwa harga ponsel kemungkinan berangsur 'sedikit lebih murah' pada akhir 2026.
Namun sebagai catatan, stok chip memori smartphone harus sudah membaik pada Q4 2026.
Harga ponsel kemungkinan tetap merangkak naik setidaknya hingga akhir 2026 atau awal 2027, sampai teknologi AI generatif dan fabrikasi chipset 2nm mencapai skala ekonomi yang lebih efisien.
Analis dari IDC dan Gartner memprediksi bahwa ketidakseimbangan ini mungkin baru akan mencapai titik stabil pada 2027 atau 2028.
Harga berangsur pulih setelah pembangunan pabrik-pabrik baru (fabs) yang saat ini sedang dikerjakan mulai beroperasi secara penuh.
Baca Juga: Daftar Harga HP Samsung Terbaru 2026: Pilihan Flagship hingga Entry-Level
Kabar kurang menggembirakan datang dari firma riset Counterpoint.
Firma riset membeberkan bahwa pengiriman smartphone global pada Q1 2026 telah menurun hingga 6 persen.
Analis Senior Shilpi Jain dari Counterpoint berpendapat, penurunan disebabkan oleh prioritas pusat data AI daripada elektronik konsumen, sehingga OEM mengalami margin yang tertekan dan memaksa mereka untuk membebankan peningkatan biaya Bill of Material (BOM) langsung kepada konsumen.
Counterpoint memprediksi bila krisis chip memori dapat berlangsung hingga akhir 2027.
"Prospek untuk tahun 2026 tetap lemah, karena krisis memori mungkin akan berlanjut hingga akhir tahun 2027. Produsen perangkat (OEM) diperkirakan akan memprioritaskan nilai daripada volume, pembaruan konfigurasi, memangkas model dengan margin rendah, dan memanfaatkan perangkat rekondisi untuk mempertahankan pengguna dengan anggaran terbatas. Dengan tren premiumisasi yang tetap stabil tetapi margin berada di bawah tekanan, merek akan semakin bergantung pada perangkat lunak, perluasan ekosistem, dan layanan untuk pertumbuhan di kuartal mendatang," tulis Counterpoint.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118