Tekno / Sains
Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:08 WIB
Proses evakusi korban erupsi Gunung Dukono, Halmahera Utara. [Suara.com/Basarnas]
Baca 10 detik
  • Gunung Dukono merupakan salah satu gunung api paling aktif yang meletus sejak 1933.
  • Pada 8 Mei 2026, erupsi dahsyat terjadi dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 10.000 meter ke angkasa.
  • Peristiwa tersebut menelan tiga korban jiwa dari Singapura dan Indonesia.

Kronologi Erupsi Dahsyat Mei 2026 yang Memakan Korban Jiwa

Aktivitas ekstrem Gunung Dukono sayangnya berujung pada bencana mematikan. Pada Jumat, 8 Mei 2026, pukul 07.41 WIT, Gunung Dukono meletus hebat dengan menyemburkan kolom abu vulkanik raksasa berwarna kelabu hingga hitam pekat setinggi 10.000 meter (10 kilometer) ke angkasa.

Erupsi vertikal yang disertai suara dentuman kuat ini terjadi saat sejumlah pendaki dilaporkan berada di dekat area puncak, meskipun jalur pendakian sebenarnya telah ditutup demi keselamatan.

Letusan mendadak ini memicu kepanikan luar biasa. Berdasarkan laporan resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kepolisian Resor Halmahera Utara, bencana ini menelan tiga korban jiwa.

Korban jiwa terdiri dari dua Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura serta satu Warga Negara Indonesia (WNI) asal Jayapura.

Korban luka langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat setelah berhasil dievakuasi oleh tim SAR.

Tim SAR gabungan dari Basarnas Ternate, BPBD Halmahera Utara, TNI, Polri, dan masyarakat setempat segera dikerahkan ke lokasi setelah mendeteksi sinyal darurat (SOS) dari perangkat GPS Garmin pendaki.

Sebanyak 17 pendaki berhasil diselamatkan dari amukan abu panas gunung tersebut.

Atas peristiwa mematikan ini, pihak berwenang kembali mengimbau dengan keras kepada seluruh masyarakat, wisatawan, maupun komunitas pecinta alam untuk mematuhi rekomendasi PVMBG.

Wisatawan dilarang keras melakukan aktivitas pendakian atau mendekati kawah Gunung Dukono dalam radius aman yang telah ditentukan, guna menghindari jatuhnya korban jiwa tambahan di masa mendatang.

Baca Juga: Semeru Muntahkan Awan Panas 4 KM, Kolom Abu Kelabu Membumbung Tinggi, Status Siaga

Load More