- APJATEL meminta penghentian sementara relokasi jaringan non-PSN selama satu bulan guna menjaga stabilitas keuangan operator telekomunikasi nasional.
- Penyelenggara jaringan wajib menyelesaikan pekerjaan galian infrastruktur dengan cepat dan tepat demi meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.
- Pemerintah dan pelaku industri perlu melakukan kolaborasi serta harmonisasi regulasi agar investasi telekomunikasi tetap sehat dan berkelanjutan.
Suara.com - Di tengah kebutuhan internet yang terus meningkat, penataan kabel dan relokasi jaringan internet yang masif di berbagai daerah kini berbenturan dengan tekanan ekonomi global, kenaikan biaya operasional, hingga beban investasi infrastruktur yang semakin tinggi.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan layanan internet dan stabilitas industri telekomunikasi nasional.
Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) menegaskan dukungannya terhadap penataan jaringan telekomunikasi nasional.
Namun, asosiasi juga meminta adanya keseimbangan antara percepatan relokasi jaringan dengan keberlangsungan bisnis operator internet di Indonesia.
APJATEL menilai kondisi jaringan telekomunikasi saat ini sudah semakin semrawut dan tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga memicu risiko kecelakaan lalu lintas yang membahayakan masyarakat.
Ketua Umum APJATEL, Jerry Mangasas Swandy, mengatakan bahwa operator jaringan saat ini menghadapi tekanan berat akibat kondisi ekonomi global yang tidak stabil, ditambah lonjakan biaya operasional (Opex) dan biaya modal (Capex).
“Diperlukan keseimbangan antara percepatan penataan jaringan dan keberlangsungan usaha operator agar layanan internet kepada masyarakat tetap berjalan,” ujar Jerry dalam keterangan resmi, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, layanan internet kini telah menjadi kebutuhan vital masyarakat yang posisinya setara dengan layanan listrik dan air bersih.
APJATEL Minta Relokasi Jaringan Non-PSN Dihentikan Sementara
Baca Juga: Cara Aktifkan Paket IM3 SimpelRoam Haji, Internet Otomatis di Arab Saudi
Dalam pernyataannya, APJATEL mengungkapkan lima poin utama terkait dinamika relokasi jaringan telekomunikasi di berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu poin yang paling menjadi sorotan adalah usulan penghentian sementara atau freeze proyek relokasi jaringan telekomunikasi non-Proyek Strategis Nasional (PSN) selama satu bulan.
Kebijakan moratorium tersebut dinilai penting untuk memberikan ruang bagi operator dalam menjaga stabilitas keuangan di tengah tekanan ekonomi global dan meningkatnya biaya operasional.
“Freeze ini diperlukan untuk memberikan ruang napas bagi operator dalam mengelola keuangan dan sumber daya,” kata Jerry.
Meski demikian, dia memastikan bahwa relokasi jaringan yang berkaitan dengan proyek PSN tetap berjalan sesuai jadwal pemerintah.
APJATEL juga menegaskan bahwa seluruh pekerjaan relokasi yang melibatkan galian kabel, manhole, handhole, dan infrastruktur terbuka lainnya wajib diselesaikan secara cepat dan tepat.
Berita Terkait
-
BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Teknologi AI Kini Siap Menjangkau Seluruh Indonesia
-
Terpopuler: 7 HP Paling Murah untuk Idulfitri, Cara Atasi Sinyal Lemot saat Lebaran
-
Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya
-
XL PRIORITAS Bundling Xiaomi 17 Series, Internet Unlimited 1 Tahun Mulai Rp50 Ribu
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci