- SAP meluncurkan konsep Autonomous Enterprise dalam ajang SAP Sapphire 2026 di Orlando untuk mengotomatisasi berbagai proses bisnis perusahaan.
- Platform terpadu ini menggabungkan AI agents, data bisnis, dan sistem tata kelola untuk meningkatkan akurasi serta efisiensi operasional.
- Perusahaan menjalin kemitraan strategis dengan raksasa teknologi serta menginvestasikan 100 juta euro untuk mempercepat transformasi digital pelanggan global.
Suara.com - Transformasi digital berbasis Artificial Intelligence (AI) memasuki babak baru. Teknologi AI enterprise terbaru kini memungkinkan perusahaan menjalankan berbagai proses bisnis secara otomatis dan real-time, mulai dari finance, supply chain, hingga human capital management dengan dukungan AI agents cerdas.
Salah satu perusahaan yang menerapkannya SAP yang resmi memperkenalkan konsep terbaru bertajuk Autonomous Enterprise dalam ajang SAP Sapphire 2026 di Orlando, Amerika Serikat.
Melalui inovasi ini, perusahaan menghadirkan platform AI enterprise yang memungkinkan kecerdasan buatan bekerja langsung di berbagai proses bisnis penting secara otomatis, aman, dan real-time.
Dalam pengumuman tersebut, perusahaan juga mempererat kerja sama strategis dengan sejumlah raksasa teknologi dunia seperti Anthropic, Amazon Web Services, Google Cloud, Microsoft, NVIDIA, hingga Palantir Technologies.
CEO SAP SE, Christian Klein, mengatakan perusahaan kini ingin membawa AI dari sekadar chatbot menjadi sistem yang mampu menjalankan proses bisnis perusahaan secara end-to-end.
“Untuk proses-proses yang sangat krusial bagi pelanggan kami, hasil yang hampir benar saja tidak cukup,” ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (13/5/2026).
Dia menambahkan, dengan menyatukan SAP Business AI Platform dan SAP Autonomous Suite, ditanamkan AI agents langsung ke dalam proses bisnis, data, dan tata kelola perusahaan agar mampu menghadirkan hasil yang akurat, patuh regulasi, dan aman, sekaligus membuka sumber pendapatan baru dan efisiensi biaya yang signifikan.
Lewat peluncuran ini, dihadirkan platform terpadu yang menggabungkan data bisnis, AI, dan sistem tata kelola perusahaan dalam satu ekosistem.
Platform ini mengintegrasikan SAP Business Technology Platform, SAP Business Data Cloud, dan SAP Business AI agar perusahaan dapat membangun AI agents yang memahami konteks bisnis secara lebih akurat.
Baca Juga: Prompt AI Edit Foto Ala Penonton Baseball KBO Korea yang Lagi Viral
Salah satu teknologi utamanya adalah SAP Knowledge Graph yang memungkinkan AI memahami hubungan antar data, proses bisnis, dan entitas perusahaan secara real-time.
Selain platform AI, perusahaan turut meluncurkan SAP Autonomous Suite yang berisi lebih dari 50 Joule Assistants berbasis AI untuk berbagai sektor bisnis seperti keuangan, supply chain, procurement, human capital management, dan customer experience.
Salah satu fitur terbaru adalah Autonomous Close Assistant yang dapat mempercepat proses penutupan laporan keuangan dari hitungan minggu menjadi hanya beberapa hari.
SAP Gandeng NVIDIA hingga Microsoft untuk AI Enterprise
Untuk memperkuat ekosistem AI enterprise, SAP mengumumkan berbagai kemitraan strategis global.
Kerja sama dengan Anthropic memungkinkan model AI Claude digunakan dalam platform untuk mendukung AI agents di sektor HR dan supply chain. Sementara kolaborasi dengan NVIDIA menghadirkan sistem runtime AI yang lebih aman dan scalable.
Berita Terkait
-
Lenovo Resmikan Store Pertama di Bogor, Hadirkan Laptop AI, Gaming Legion hingga Copilot+ PC
-
Kinerja Indosat Melejit di Q1 2026 Rp15,2 Triliun, AI Jadi Motor Pertumbuhan
-
ZTE dan XLSMART Resmikan Innovation Center di Jakarta, Percepat Adopsi 5G-A dan AI di Indonesia
-
Duet 5G dan AI: Kunci Akselerasi Ekonomi Digital Menuju Indonesia Emas 2045
-
Cadence Gandeng Google Cloud, Teknologi AI Gemini Kini Bisa Percepat Desain Chip hingga 10x Lipat
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP