Tekno / Game
Kamis, 14 Mei 2026 | 08:55 WIB
H3RO Esports 6.0: From Zero to H3RO – Rise of Rookies. [Indosat]
Baca 10 detik
  • Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand Tri sukses menyelenggarakan turnamen H3RO Esports 6.0 untuk menjaring atlet profesional baru Indonesia.
  • Program ini menyeleksi 2.786 peserta melalui serangkaian tes berbasis teknologi CoachGPT untuk menentukan 20 finalis terbaik di tahun 2026.
  • Peserta terpilih mendapatkan pelatihan intensif di gaming house profesional sebagai upaya regenerasi atlet esports tingkat nasional dan internasional.

Suara.com - Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand Tri sukses menuntaskan rangkaian turnamen H3RO Esports 6.0: From Zero to H3RO – Rise of Rookies.

Ajang pencarian bakat esports terbesar di Indonesia ini kembali melahirkan ribuan calon pro player baru yang dipersiapkan untuk bersaing di level nasional hingga internasional.

Selama enam tahun penyelenggaraannya, H3RO Esports telah berkembang menjadi salah satu ekosistem pembinaan gamer terbesar di Tanah Air dengan melibatkan lebih dari 42 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada edisi 2026, H3RO Esports 6.0 mencatat sebanyak 2.786 rookie terverifikasi mengikuti proses seleksi ketat yang dirancang bersama tim esports profesional seperti RRQ dan HFX.

Proses seleksi dimulai dari H3RO Rookie Tournament yang menyaring ribuan peserta menjadi 210 pemain terbaik.

Setelah itu, peserta menjalani berbagai tahapan mulai dari tes kognitif, durability test, hingga in-game assessment sebelum akhirnya dipilih 20 finalis terbaik.

H3RO Esports 6.0: From Zero to H3RO – Rise of Rookies. [Indosat]

Menariknya, tahun ini H3RO Esports juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan berbasis ChatGPT melalui CoachGPT untuk membantu coach melakukan penilaian performa pemain secara lebih objektif dan berbasis data.

“Melalui H3RO Esports 6.0: From Zero to H3RO – Rise of Rookies, kami kembali menegaskan komitmen tersebut dengan menghadirkan jalur pengembangan yang terstruktur, mulai dari proses seleksi, pelatihan bersama pro team, hingga pendampingan profesional,” ujar Apoorva Mehrotra dalam keterangan resminya, Kamis (14/5/2026).

Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar turnamen biasa, melainkan wadah pembinaan jangka panjang bagi generasi muda Indonesia yang ingin serius meniti karier di dunia esports profesional.

Baca Juga: Ancaman AI Fraud dan Deepfake Meledak di Indonesia, Indosat Ungkap Risiko Siber Makin Ganas

“Tri akan terus menghadirkan peluang bagi generasi muda untuk berkembang di industri Esports,” lanjutnya.

Keberhasilan H3RO Esports juga terlihat dari kontribusinya terhadap prestasi tim Indonesia di ajang dunia seperti IESF World Esports Championship.

Beberapa tim esports besar Indonesia yang lahir dan berkembang melalui ekosistem kompetitif nasional berhasil mencatat prestasi membanggakan.

EVOS sukses meraih medali emas pada nomor MLBB di 14th IESF World Esports Championship. Sementara Bigetron membawa pulang medali perak pada edisi ke-15 dan ONIC meraih medali perunggu di edisi ke-16.

Tak hanya fokus pada kompetisi, H3RO Esports 6.0 juga mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak dalam industri gaming nasional seperti PBESI, AVGI, Garudaku, Revival TV, Vidio, TikTok Live, hingga UniPin.

Popularitas turnamen ini juga terus meningkat secara signifikan. Sepanjang penyelenggaraan, H3RO Esports telah menjangkau lebih dari 165 juta penonton melalui siaran langsung dan beberapa kali masuk daftar trending YouTube Indonesia.

Load More