- Kaspersky mencatat lebih dari 200 ribu serangan password stealer menargetkan sektor bisnis di Indonesia sepanjang tahun 2025.
- Malware tersebut mencuri kredensial sensitif untuk melancarkan aksi kejahatan siber lanjutan dan membahayakan keamanan operasional perusahaan.
- Kaspersky menyarankan perusahaan memperkuat sistem pertahanan dengan menggunakan pengelola kata sandi serta autentikasi multi-faktor secara konsisten.
Indonesia Masuk Negara dengan Serangan Tinggi
Di kawasan Asia Tenggara, Filipina mencatat lonjakan serangan password stealer tertinggi sebesar 41 persen, disusul Malaysia 33 persen, Singapura 25 persen, Vietnam 21 persen, dan Indonesia 7 persen.
Sementara Thailand menjadi satu-satunya negara yang mengalami penurunan serangan hingga 21 persen.
Untuk mengurangi risiko serangan, Kaspersky menyarankan perusahaan mulai menerapkan sistem keamanan yang lebih kuat, termasuk penggunaan password manager dan autentikasi multi-faktor atau MFA.
“Pendekatan paling efektif adalah menghilangkan risiko ini sepenuhnya dengan mengadopsi pengelola kata sandi yang menghasilkan dan menyimpan kredensial secara benar-benar acak dan aman,” jelas Adrian.
Ia juga menekankan pentingnya audit kredensial secara rutin, pembatasan akses pengguna, serta edukasi keamanan siber bagi karyawan agar budaya keamanan digital semakin kuat di lingkungan perusahaan.
Meningkatnya ancaman password stealer menjadi pengingat bahwa keamanan siber kini bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan bagian penting dalam menjaga operasional bisnis tetap aman di era digital.
Berita Terkait
-
Keamanan Siber Indonesia Masuki Babak Baru, Konvergensi IT dan OT Jadi Sorotan
-
Dari Inovasi hingga Keamanan Siber, Arah Baru Bisnis Digital
-
Waspada Penjahat Siber Menyebar File Berbahaya Menyamar Sebagai E-Book PDF
-
Data Pribadi Terus Bocor, Seberapa Kuat Keamanan Siber Indonesia?
-
Keamanan Siber Indonesia Terjun Bebas, Peringkat Global Tersalip Filipina
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D
-
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
-
Update Harga iPhone Juli 2026, Seri Apa Saja yang Naik?
-
Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG
-
Gigabyte Resmi Rilis AORUS GeForce RTX 5080 INFINITY dan INFINITY WOOD, Punya Desain Premium
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan, Solusi Produktivitas Basic hingga Driver Ojek Online
-
GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031