-
Spesifikasi Outward 2 sangat ramah untuk pengguna PC kentang atau spesifikasi rendah.
-
Developer Nine Dots merilis trailer unik bertema PC kentang dengan penuh humor.
-
Game RPG survival menantang ini akan membuka Early Access pada Juli 2026.
Suara.com - Game RPG open-world kerap membutuhkan spesifikasi PC tingkat tinggi. Tak semua seperti itu, spesifikasi Outward 2 justru ramah PC kentang.
Perangkat dengan Windows 10, Ryzen 3, dan RAM 8 GB masih sanggup memainkan game sekuel dari Outward.
Penggemar dapat mencoba Early Access Outward 2 di Steam pada Juli 2026 mendatang.
"Outward 2 adalah RPG aksi menantang dengan elemen bertahan hidup, yang berfokus pada pengalaman yang realistis. Tidak ada bantuan, tidak ada pertarungan yang mudah, tidak ada berkah yang membuat Anda lebih unggul dari musuh. Makanlah, periksa peta Anda, ambil ransel Anda: petualangan dan misi menarik dimulai," tulis developer pada deskripsi resmi game.
Cukup menarik, mereka baru saja merilis trailer bertajuk "Potato PC" dan "PC Kentang".
Dalam video yang penuh humor tersebut, muncul karakter Mister Potato sebagai "pakar teknologi baru" yang memamerkan bagaimana game ini tetap bisa dinikmati meski menggunakan perangkat jadul.
Langkah ini tentu menjadi angin segar di tengah tren game AAA yang menuntut spesifikasi PC selangit.
Nine Dots menunjukkan bahwa dengan optimasi yang tepat, Outward 2 bisa berjalan pada preset di bawah standar minimum, bahkan menggunakan GPU legendaris GeForce GTX 750 Ti.
Trailer tersebut secara kreatif memplesetkan istilah teknologi dengan menyebutkan penggunaan CPU Fryzen 5 dan 8 Gigabites YAM.
Baca Juga: Forza Horizon 6 Banjir Review Positif: Salah Satu Game Terbaik, Lampaui Resident Evil
Meskipun grafisnya mungkin kehilangan detail visual yang tajam, pengembang menjamin performanya tetap "sangat lancar" untuk dimainkan.
Bagi pengguna PC modern, pengaturan ultra 4K tetap tersedia, namun keberadaan mode "Couch Potato" ini membuktikan inklusivitas mereka terhadap komunitas gamer yang lebih luas.
Mengutip Euro Gamer, Outward 2 tetap mempertahankan identitasnya sebagai RPG survival yang keras.
Di sini, Anda bukanlah pahlawan terpilih atau manusia super, melainkan hanya seorang "orang biasa" yang mencoba bertahan hidup di dunia penuh ancaman.
Persiapan adalah kunci; setiap pertarungan membutuhkan strategi matang, mulai dari penggunaan ramuan hingga pemasangan jebakan.
Satu hal yang paling menonjol adalah fitur penyimpanan otomatis yang memaksa pemain untuk "hidup dengan kegagalan mereka" dan menerima "bekas luka kekalahan".
Berita Terkait
-
Perebutan Takhta Kruger-Brent dan Ambisi Membunuh di Mistress of the Game
-
Nintendo Segera Rilis Pictonico, Game Mobile 'Absurd' yang Butuh Foto Selfie
-
Virtuos Tertarik Hadirkan Port GTA 5 dan Red Dead Redemption 2 di Nintendo Switch
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Tablet Gaming Lenovo Legion Y900 Debut: Layar 13 Inci 4K, Harga Mulai Rp8 Jutaan
-
Harga PS5 Melonjak, Sony Hadapi Tuntutan Hukum di Amerika Serikat
-
5 Tempat Menarik di Forza Horizon 6, Lengkap dengan Tips dan Lokasi Petanya
-
ShopeePay Hadirkan Transfer Gratis ke Semua Bank, Bebas Biaya Admin dan Tarik Tunai
-
AMD Ryzen AI 400 Series Resmi Meluncur, Prosesor Laptop AI Copilot+ Makin Kencang
-
HP Redmi Turbo Anyar Usung Baterai 10.000-12.000 mAh, Harga Diprediksi Kompetitif
-
Pendapatan RUPST XLSMART 2026 Tembus Rp42,49 Triliun, Integrasi Jaringan dan 5G Makin Ngebut
-
Lenovo Legion Y70 'Bangkit' dengan RAM 16 GB: Tantang iQOO 15R, Harga Mulai Rp6 Jutaan
-
Oppo A6c Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 7000mAh dan Performa Anti Lag 4 Tahun
-
Rayakan Satu Dekade Perjalanan, Headphone Mewah Sony WH-1000X The ColleXion Rilis