Tekno / Game
Rabu, 20 Mei 2026 | 18:15 WIB
Ilustrasi PS5 dan PS5 Pro. [PlayStation]
Baca 10 detik
  • Sony hadapi gugatan hukum dari gamer di Amerika Serikat terkait harga PS5.

  • Konsumen menuduh Sony meraup keuntungan ganda dari kebijakan tarif impor lama.

  • Perusahaan teknologi lain seperti Nintendo dan Amazon juga terseret polemik serupa.

Sony sendiri menekankan bahwa tarif bukan satu-satunya faktor kenaikan harga, melainkan juga dipicu oleh inflasi, biaya logistik yang melambung, serta krisis rantai pasokan global.

Kasus ini menjadi sorotan tajam bagi komunitas milenial dan generasi muda yang merasa terbebani dengan kenaikan harga perangkat gaming dalam beberapa tahun terakhir.

Pertanyaan etisnya tetap sama: jika biaya eksternal sebuah perusahaan sudah turun atau dikembalikan, bukankah seharusnya harga produk di pasaran juga ikut turun?

Hingga kini, Sony belum memberikan respons detail, namun hasil persidangan diprediksi akan menjadi preseden penting bagi kebijakan penetapan harga industri teknologi di masa depan.

Load More