- Asus ROG akan meluncurkan jajaran laptop gaming berbasis AI terbaru di Indonesia pada kuartal kedua tahun 2026.
- Produk baru mencakup seri ROG Zephyrus, Strix, TUF, dan Asus Gaming dengan dukungan prosesor Intel serta GPU NVIDIA.
- Seluruh perangkat dibekali teknologi AI lokal, standar ketahanan militer, serta perlindungan garansi resmi untuk mendukung performa pengguna.
Suara.com - Asus melalui lini gaming Republic of Gamers (ROG) bersiap menghadirkan jajaran laptop gaming AI terbaru di Indonesia pada kuartal kedua 2026.
Deretan perangkat anyar tersebut mencakup ROG Zephyrus Duo GX651, Zephyrus G14 dan G16, ROG Strix SCAR 18, hingga seri TUF Gaming dan ASUS Gaming V16.
Peluncuran ini sekaligus menjadi langkah Asus ROG memperkuat dominasi ekosistem laptop gaming berbasis AI di Tanah Air dengan dukungan prosesor Intel Core Ultra generasi terbaru dan GPU NVIDIA GeForce RTX 50 Series.
Salah satu perangkat yang paling mencuri perhatian adalah ROG Zephyrus Duo GX651 (2026), laptop gaming dual-screen OLED pertama dan satu-satunya di dunia.
Laptop ini hadir dengan dua layar sentuh 3K ROG Nebula HDR OLED ber-refresh rate 120Hz dan response time 0,2 ms yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman gaming premium sekaligus mendukung multitasking ekstrem dan workflow kreatif profesional.
ROG Zephyrus Duo juga ditenagai prosesor Intel Core Ultra 9 Processor 386H terbaru dan GPU NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU untuk menjalankan game AAA, produksi konten berat, hingga pemrosesan AI kompleks.
Selain Zephyrus Duo, Asus juga memperbarui lini laptop gaming tipis premium lewat ROG Zephyrus G14 dan G16 terbaru.
Kedua laptop tersebut mengusung desain CNC Aluminum yang tipis dan ringan, dipadukan layar ROG Nebula HDR OLED dengan tingkat kecerahan hingga 1.100 nits.
Untuk performa grafis, ROG Zephyrus G14 dibekali GPU NVIDIA GeForce RTX 5070 Laptop GPU, sedangkan Zephyrus G16 hadir hingga RTX 5090 Laptop GPU dengan TGP mencapai 160W.
Baca Juga: Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia
Asus menyebut kombinasi hardware tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan gaming modern sekaligus pemrosesan AI lokal berperforma tinggi.
Bagi gamer hardcore, Asus menghadirkan ROG Strix SCAR 18 dan Strix G16 terbaru yang dibekali prosesor Intel Core Ultra 9 Processor 290HX Plus dan GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU.
ROG Strix G16 terbaru bahkan menawarkan refresh rate layar hingga 300Hz untuk pengalaman gaming kompetitif level esports.
Sementara ROG Strix SCAR 18 membawa layar ROG Nebula Display HDR beresolusi 4K Mini LED dan sistem pendingin ROG Intelligent Cooling dengan Tri-Fan Technology agar performa tetap stabil saat menjalankan fitur AI seperti NVIDIA DLSS.
Tak hanya untuk segmen premium, Asus juga membawa teknologi AI ke laptop gaming yang lebih terjangkau melalui seri TUF Gaming dan Asus Gaming.
TUF Gaming A16 hadir dengan prosesor AMD Ryzen 7 260 terbaru dan GPU hingga RTX 5070 Laptop GPU, sedangkan TUF Gaming F16 mengandalkan Intel Core i7 14650HX dengan RTX 5050 Laptop GPU.
Berita Terkait
-
Dell Rilis Laptop Gaming Alienware 15 Terjangkau, Pakai RTX 5060 dan Desain Lebih Ringkas
-
Telkomsel Bongkar Strategi Digital Retail 2026, Solusi AI dan IoT Jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis
-
WhatsApp Luncurkan Obrolan Incognito dengan Meta AI, Fitur Chat Privat, Tak Bisa Diakses Siapa Pun
-
AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual
-
Prompt AI Edit Foto Ala Penonton Baseball KBO Korea yang Lagi Viral
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung