- PT Sharp Electronics Indonesia meluncurkan Sharp Biodiversity Hunt 2026 untuk mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya konservasi keanekaragaman hayati Indonesia.
- Peserta melakukan observasi flora dan fauna di Ekowisata Mangrove PIK Jakarta menggunakan aplikasi iNaturalist untuk pengumpulan data ilmiah.
- Program ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan sekaligus menghasilkan basis data konservasi global yang bermanfaat bagi penelitian masa depan.
Melalui kombinasi edukasi lapangan dan platform digital, peserta tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga bagian dari ekosistem data yang mendukung pelestarian biodiversitas.
Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada sektor pendidikan berkualitas, aksi iklim, perlindungan ekosistem laut, dan pelestarian ekosistem daratan.
Sebagai bentuk apresiasi, Sharp Indonesia akan memberikan penghargaan kepada peserta yang berhasil menemukan dan mendokumentasikan jumlah spesies terbanyak yang terverifikasi melalui platform iNaturalist selama periode kompetisi berlangsung.
Sharp Biodiversity Hunt 2026 masih membuka kesempatan bagi peserta untuk mengunggah temuan biodiversitas mereka hingga akhir Juni 2026.
Melalui program ini, Sharp berharap semakin banyak generasi muda yang memahami bahwa teknologi tidak hanya digunakan untuk aktivitas digital sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi alat penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan masa depan bumi.
Berita Terkait
-
Teknologi LiDAR 4D Terbaru Diklaim Tingkatkan Akurasi Robot dan Kendaraan Otonom
-
AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual
-
XLSMART Latih 25 Ribu Siswa Jadi Talenta Digital, Fokus pada Kreator Konten dan Skill Teknologi
-
Teknologi Baru untuk Bunda! Risiko Alergi Anak Kini Bisa Dicek Lewat HP
-
VIDA Luncurkan ID FraudShield, Teknologi AI untuk Deteksi Penipuan Identitas dan Deepfake
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Mulai 1 Agustus, Makassar Tak Lagi Terima Sampah Campuran di TPA Tamangapa
-
Pemain Persib dan Persija Cetak Gol, Timnas Indonesia Bantai Bali United Jelang Piala AFF 2026
-
Drama Flower of Evil: Saat Seorang Detektif Harus Selidiki Suaminya Sendiri
-
Sampah Organik di Kota Depok Masih Menumpuk, Bisakah Maggot Menjadi Solusi?
-
Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Mudah Datangkan Pemain, Mariano Peralta Jadi Buktinya
-
Motor Listrik Nasional: Kemandirian Teknologi atau Sekadar Euforia Tukang Rakit?
-
Polda Metro Jaya Masih Analisis Berkas Laporan, Kapan Hotman Paris Dipanggil Polisi?
-
Gerindra: Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Soal Tempat Duduk Jangan Didramatisir
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang
-
Beda Sanksi Administratif dan Korupsi, Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Eks Jampidsus