- Goresan mikro pada lensa dan masuknya debu atau kelembapan dapat menurunkan kualitas hasil foto.
- Pembaruan sistem operasi yang berat serta suhu panas baterai menyebabkan penurunan performa pemrosesan gambar secara digital.
- Ekspektasi pengguna yang meningkat terhadap standar teknologi baru turut membuat kamera lama terasa kurang berkualitas.
Suara.com - Banyak pengguna smartphone mengeluhkan hal yang sama: saat pertama kali dibeli, hasil foto terlihat tajam dan jernih. Namun setelah dua atau tiga tahun, kamera HP terasa "buram", lambat, atau kehilangan detailnya.
Apakah sensor kamera benar-benar bisa aus? Ataukah ini hanya perasaan pengguna saja?
Ternyata, ada perpaduan antara faktor fisik, perangkat lunak, dan psikologis yang menyebabkan kualitas kamera HP menurun seiring berjalannya waktu.
1. Kerusakan Fisik pada Lensa (Goresan Mikro)
Penyebab paling umum penurunan kualitas foto bukanlah pada sensor bagian dalam, melainkan pada kaca pelapis lensa.
Meskipun ponsel modern menggunakan kaca pelindung yang kuat (seperti Gorilla Glass atau Sapphire), lensa tetap rentan terhadap goresan mikro (micro-scratches) akibat gesekan dengan kunci di saku atau permukaan meja.
Mengutip dari Android Authority, goresan-goresan halus ini mungkin tidak terlihat secara kasat mata, namun mereka dapat membiaskan cahaya yang masuk ke sensor.
Hasilnya, foto akan terlihat lebih "berkabut" (hazy) atau muncul efek flare (pendaran cahaya) yang berlebihan saat memotret sumber cahaya.
2. Akumulasi Debu dan Kelembapan
Baca Juga: OPPO Find X9 Series Tantang Dunia: Buktikan Sendiri Kekuatan Kamera 120x Zoom dan 200MP di Atas Bus
Meski banyak ponsel saat ini memiliki sertifikasi IP68 (tahan air dan debu), segel pelindung tersebut dapat melemah seiring waktu akibat panas atau benturan.
Partikel debu yang sangat kecil bisa masuk ke dalam modul kamera dan hinggap di belakang lensa atau di atas sensor.
Selain itu, kelembapan yang masuk dapat menyebabkan oksidasi ringan atau jamur tipis yang mengaburkan ketajaman sensor.
3. Penurunan Performa Perangkat Lunak (OS Update)
Kamera smartphone sangat bergantung pada Computational Photography.
Artinya, kualitas foto tidak hanya ditentukan oleh lensa, tetapi juga oleh prosesor (ISP\- Image Signal Processor) dan algoritma perangkat lunak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
2 Rekomendasi HP Kamera Optical Zoom, Ketahui Bedanya dengan Digital Zoom
-
5 HP Midrange dengan Kamera Terbaik untuk Video Sinematik, Hasil Stabil dan Warna Dramatis
-
Pertamax dan Pertalite Trending, Publik Keluhkan Antrean Panjang serta Dampak BBM Mahal
-
Pesaing Redmi K Pad 2, Honor Siapkan Tablet Gaming dengan Chip Flagship
-
Bocoran Samsung Galaxy A18 Beredar, HP Murah Pertama dengan One UI 9 dan Layar AMOLED
-
Industri Storage Berubah! Lexar Kenalkan AI Storage Core PC dan Gaming
-
Killer Bean Resmi Masuk Steam, Bawa Meme Biji Kopi Populer ke Dunia Game
-
67 Kode Redeem FF Max Terbaru 11 Juni 2026: Jersey Bola dan Super Bundle Menanti
-
4 HP RAM Besar dan Layar AMOLED Harga Pelajar untuk Semua Kebutuhan
-
HP Infinix Terbaru Seri Apa? Intip Harga dan Rekomendasi Paling Worth It