Tekno / Gadget
Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:14 WIB
Ilustrasi Memotret dengan kamera HP Optical Zoom. (Unsplash.com/Priscilla Du Preez)
Baca 10 detik
  • Lensa telephoto adalah perangkat keras dengan jarak fokus panjang untuk objek jauh.
  • Optical zoom merupakan proses pembesaran gambar menggunakan pergerakan mekanis lensa fisik.
  • Kombinasi keduanya menghasilkan foto jarak jauh yang tajam tanpa pecah pixel.

Suara.com - Sering kali dalam spesifikasi kamera HP atau kamera profesional, kita menemukan istilah Telephoto dan Optical Zoom

Kedua fitur ini sering di-highlight untuk menarik minat konsumen yang mendambakan kualitas foto jarak jauh setara kamera profesional.

Meski sering digunakan bersamaan dalam media promosi, telephoto dan optical zoom sebenarnya merujuk pada dua hal yang berbeda, baik dari aspek definisi fisik maupun mekanisme kerja komponen di dalam perangkat.

Memahami perbedaan kedua teknologi ini sangat penting agar tidak keliru dalam menilai kapabilitas sebuah kamera HP, terutama pada HP flagship.

1. Lensa Telephoto

Lensa telephoto atau telefoto adalah sebuah klasifikasi fisik dari sebuah lensa kamera yang dirancang khusus dengan panjang fokus (focal length) yang panjang.

Secara teknis, lensa ini memiliki sudut pandang (field of view) yang sempit, sehingga mampu mengisolasi objek utama dan membuat benda-benda di kejauhan tampak lebih dekat secara visual.

Pada ekosistem smartphone, lensa telefoto dipasang sebagai modul kamera terpisah di samping lensa utama (wide) dan lensa sudut ultra-lebar (ultrawide).

Keunggulan utama dari lensa fisik ini adalah kemampuannya menghasilkan efek kompresi latar belakang yang dramatis.

Baca Juga: 10 HP Kamera Terbaik Agustus 2025, iPhone Kalah dari Merek Ini

Di sisi lain mampu memberikan efek bokeh (latar belakang buram) yang natural dan rapi tanpa bantuan manipulasi software buatan.

2. Optical Zoom

Berbeda dengan telefoto yang mengacu pada jenis lensa, optical zoom atau zoom optik adalah sebuah metode atau proses pembesaran gambar.

Proses pembesaran ini mengandalkan pergerakan mekanis elemen kaca di dalam lensa untuk mengubah jarak fokus secara dinamis.

Ketika melakukan optical zoom, elemen-elemen lensa bergeser secara fisik untuk memperbesar proyeksi gambar sebelum cahaya menyentuh sensor kamera.

Hasil akhir dari metode ini adalah gambar yang diperbesar secara murni lewat optik. Hasilnya, resolusi, ketajaman, dan detail gambar tetap terjaga 100 persen tanpa mengalami distorsi atau pecah-pecah seperti pada zoom digital.

Load More