-
Kekayaan Elon Musk mencetak sejarah baru dunia dengan menembus 1 triliun dolar AS.
-
Keberhasilan IPO SpaceX menjadi pendorong utama lonjakan kekayaan Elon Musk secara signifikan.
-
Nilai kekayaan Elon Musk tersebut sempat menyaingi total kapitalisasi pasar aset Bitcoin.
Larry Page di tempat kedua 'hanya' mempunyai harta 257 miliar dolar AS (Rp 4.569 triliun), terpaut ratusan miliar dolar dari Elon Musk.
Kekayaan Elon Musk Meroket
Saham SpaceX meroket hampir 50 persen dari harga IPO, mendorong valuasi perusahaan mendekati angka 3 triliun dolar AS.
Fenomena ini membuat Musk bukan sekadar orang terkaya, melainkan entitas ekonomi yang kekayaannya kini melampaui gabungan harta lima taipan teknologi dunia, termasuk Jeff Bezos dan Larry Page.
Dominasi Musk tidak hanya berasal dari roket. Mengutip Investopedia dan Crypto News, kepemilikan 11 persen saham di Tesla tetap menjadi pilar utama meski perusahaan sedang bertransformasi fokus pada AI fisik dan robot humanoid.
Selain itu, investasi di Neuralink yang bernilai 3,42 miliar dolar AS serta proyek The Boring Company semakin memperkokoh posisinya.
Analis kripto seperti Scott Melker bahkan mengungkap bila kekayaan Elon Musk dapat memperkuat BTC.
"Jalan tercepat menuju Bitcoin senilai 1 juta dolar AS adalah dengan meyakinkan Elon Musk untuk menginvestasikan 10 persen dari kekayaan bersihnya ke dalam BTC," tulis Melker.
Namun, di balik angka fantastis ini, kontroversi terus membayangi. Lonjakan harta Musk memicu debat panas mengenai pajak kekayaan di Amerika Serikat.
Baca Juga: Liverpool Protes ke Elon Musk Gegara Grok Unggah Tweet Hinaan tentang Tragedi Hillsborough
"Sistem kita dimanipulasi sedemikian rupa sehingga satu orang menjadi triliuner sementara jutaan warga Amerika tidak mampu berobat ke dokter. Kekayaan disalurkan kepada orang kaya sementara yang lain hidup susah," kritik Senator Elizabeth Warren.
Di sisi lain, pendukung Musk seperti Anatoly Yakovenko berargumen bahwa memaksa Musk menjual saham untuk membayar pajak justru akan menghambat inovasi dan penyerapan tenaga kerja di sektor teknologi tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur