- Nothing membatalkan peluncuran varian baru CMF Phone akibat lonjakan harga memori.
- Akis Evangelidis menyebut produksi CMF Phone saat ini naik 50 persen.
- Harga memori menjadi komponen termahal yang memicu penundaan rilis CMF Phone.
Suara.com - Nothing secara resmi membatalkan peluncuran penerus lini ponsel pintar CMF Phone pada tahun ini akibat lonjakan harga memori yang semakin mahal.
Dikutip Suara.com dari 9to5google, keputusan strategis Nothing diambil karena komponen RAM global mengalami krisis harga yang menekan keberlangsungan perangkat kelas anggaran.
Hingga saat ini, sub-merek dari Nothing ini baru menelurkan dua jenis model ponsel pintar ke pasaran global.
Rencana kehadiran model ketiga dipastikan tertunda karena biaya bahan baku yang meroket tajam merusak stabilitas nilai ekonomis dari seri tersebut.
Kenaikan harga komponen elektronik, khususnya modul RAM, memberikan dampak paling buruk bagi produsen perangkat berbiaya rendah.
Fenomena krisis harga memori ini akhirnya memaksa kelanjutan lini CMF Phone harus terhenti untuk sementara waktu sepanjang tahun ini.
Kabar pembatalan ini dikonfirmasi langsung oleh salah satu pendiri Nothing sekaligus sosok utama di balik seri CMF Phone, Akis Evangelidis.
Melalui akun media sosial X pribadinya, ia menjelaskan alasan logistik di balik keputusan berat yang harus diambil oleh perusahaan tersebut.
"Kami sedang mengerjakan penerus tetapi dengan harga memori seperti saat ini, kami tidak dapat membuat ponsel yang terasa seperti langkah maju yang nyata pada harga yang masuk akal untuk CMF," ungkap Akis Evangelidis dalam pernyataannya.
Baca Juga: 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
"Akibatnya, kami memutuskan untuk tidak meluncurkan ponsel CMF baru tahun ini," lanjutnya menjelaskan posisi perusahaan.
Dalam penjelasan berikutnya, Evangelidis memberikan rincian tambahan mengenai kalkulasi biaya produksi yang harus ditanggung jika tetap memaksakan perilisan produk baru.
Memproduksi gawai dengan spesifikasi yang sama persis seperti model CMF Phone 2 Pro di pasar saat ini akan memakan biaya sekitar 50 persen lebih mahal.
Kondisi pasar industri komponen yang tidak stabil ini juga menjadi jawaban di balik hilangnya pasokan perangkat terdahulu di gerai penjualan.
Model CMF Phone 2 Pro diketahui telah kehabisan stok dalam waktu yang cukup lama akibat dampak langsung dari inflasi harga material produksi.
Informasi internal ini mencuat hanya berselang beberapa hari setelah CEO Nothing, Carl Pei, memberikan pemaparan komprehensif mengenai struktur biaya manufaktur gadget terbaru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula
-
BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan