Tekno / Game
Rabu, 24 Juni 2026 | 11:39 WIB
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris. [Esports Foundation]
Baca 10 detik
  • Upacara pembukaan Esports World Cup 2026 digelar di Paris, Prancis.
  • Aya Nakamura dan DJ Snake memeriahkan pembukaan Esports World Cup 2026.
  • Turnamen Esports World Cup 2026 menyediakan total hadiah 75 juta dolar.

Suara.com - Esports Foundation secara resmi mengumumkan jajaran musisi internasional yang akan memeriahkan upacara pembukaan Esports World Cup 2026 di Paris, Prancis.

Ajang kompetisi esports terbesar di dunia ini siap menyajikan pertunjukan megah yang menggabungkan industri game dengan budaya modern.

Upacara pembukaan tersebut dijadwalkan berlangsung di venue La Seine Musicale pada tanggal 8 Juli 2026 mendatang. Tiga musisi besar yang dikonfirmasi hadir mengisi acara adalah Aya Nakamura, DJ Snake, dan juga Theodora.

Kehadiran para pesohor ini menandai dimulainya edisi internasional perdana dari kompetisi game berskala global tersebut. Acara ini dirancang untuk merayakan esensi budaya Prancis masa kini yang lekat dengan ekosistem digital.

Sinergi antara dunia gaming, musik, kreator konten, dan komunitas daring saat ini memang dinilai semakin beririsan erat. Fenomena tersebut menciptakan sebuah ruang budaya baru yang dinamis dan relevan bagi generasi muda di seluruh penjuru dunia.

Penyelenggaraan upacara pembukaan di Paris ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi nyata terhadap audiens digital global. Komunitas penonton daring tersebut selama ini menjadi jantung penggerak utama dari pertumbuhan industri esports dunia.

Deputy CEO sekaligus Chief Operating Officer Esports Foundation, Mike McCabe, memberikan penjelasan resmi mengenai esensi dari acara pembukaan ini. Pihaknya menyambut hangat kedatangan komunitas global ke dalam perhelatan akbar tersebut.

"Opening Ceremony ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyambut dunia ke dalam Esports World Cup," ujar Mike McCabe memberikan keterangan resmi.

"Ketika kami membawa EWC 2026 ke Paris untuk pertama kalinya, kami ingin merayakan kota ini melalui para musisi yang telah membentuk musik dan budaya Prancis saat ini. Aya Nakamura, DJ Snake, dan Theodora menghadirkan karakter yang berbeda-beda, namun mereka semua mencerminkan kreativitas dan dinamika yang menjadikan Paris tempat istimewa sebagai tuan rumah acara ini," tambahnya.

Baca Juga: Daftar 12 Tim yang Lolos ke Grand Finals FFNS 2026 Fall di Yogyakarta

Sosok Aya Nakamura yang dikenal luas dengan julukan "The Queen of France" merupakan salah satu ikon paling berpengaruh. Musiknya sukses membangun basis penggemar global lewat perpaduan R&B, Afrobeats, zouk, dan musik pop kontemporer.

Rekam jejak prestasinya mencakup kesuksesan lagu hit berjudul "Djadja" hingga penampilannya di upacara pembukaan Paris Olympic Games. Karya seni dari Aya dinilai merepresentasikan diversitas budaya Prancis yang diakui secara internasional.

Di sisi lain, kehadiran DJ Snake akan membawa representasi kuat dari keunikan budaya urban Prancis di panggung global. Musisi yang tumbuh di pinggiran kota Paris ini telah menjelma menjadi produser musik elektronik tersukses dunia.

Karyanya memadukan aliran elektronik, hip-hop, dan pop yang dipengaruhi oleh instrumen tradisional dari berbagai belahan dunia. Karakteristik lintas budaya dalam musiknya memiliki keselarasan yang kuat dengan nilai-nilai dalam komunitas gaming global.

Selanjutnya, penyanyi berbakat Theodora yang akrab disapa "Miss Kitoko" turut hadir sebagai perwakilan musisi generasi masa kini. Ia dikenal mahir memadukan genre musik rap, pop, dan klub dengan estetika era digital.

Gaya bermusiknya sangat lekat dengan identitas komunitas yang terbentuk melalui aktivitas siaran langsung serta kreasi konten internet. Penampilannya diharapkan dapat memberikan warna baru yang segar dalam upacara pembukaan turnamen tersebut.

Load More