- Laporan Garmin Indonesia mencatat kenaikan signifikan aktivitas lari dan bersepeda selama periode Januari hingga Mei tahun 2026.
- Data Garmin Connect menunjukkan lonjakan 46 persen pada aktivitas lari serta 30 persen pada kegiatan bersepeda di Indonesia.
- Pelari dan pesepeda Indonesia kini lebih terstruktur dalam berlatih dengan memanfaatkan teknologi untuk memantau performa fisik secara menyeluruh.
Menariknya, Garmin menemukan bahwa Agustus menjadi bulan dengan total jarak lari tertinggi secara global, sedangkan hari Sabtu menjadi waktu favorit para pelari untuk menempuh jarak terjauh.
Program Half Marathon Training Plan melalui Garmin Coach juga menjadi salah satu program latihan yang paling banyak digunakan pengguna.
"Data ini menunjukkan bahwa olahraga kini menjadi bagian yang semakin fleksibel dari gaya hidup, termasuk di Indonesia. Pelari tidak hanya mengejar jarak atau kecepatan, tetapi juga mulai memahami pentingnya konsistensi, recovery, serta variasi latihan," ujar Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, dalam keterangan resminya, Kamis (25/6/2026).
Ia menambahkan, melalui ekosistem Garmin, pengguna dapat melihat perkembangan performa secara lebih menyeluruh, mulai dari pace, jarak, VO2 Max, kualitas tidur, hingga kesiapan tubuh untuk berlatih.
Bersepeda Jadi Latihan Endurance yang Semakin Diminati
Selain lari, olahraga bersepeda juga terus berkembang menjadi aktivitas latihan endurance yang serius. Secara global, pengguna Garmin rata-rata menempuh jarak sekitar 46 kilometer dalam satu kali perjalanan dengan durasi latihan mencapai 115 menit.
Di Indonesia, rata-rata jarak tempuh pesepeda mencapai 44,7 kilometer dengan durasi latihan sekitar 105,6 menit per aktivitas. Untuk aktivitas outdoor cycling, rata-rata durasi bahkan mencapai 108,6 menit setiap sesi.
Garmin juga mencatat rata-rata VO2 Max pesepeda Indonesia berada di angka 48,6 dengan Functional Threshold Power (FTP) sekitar 213 watt, menunjukkan bahwa banyak pengguna memanfaatkan bersepeda sebagai bagian dari program peningkatan performa fisik yang terukur.
Temuan ini memperlihatkan bahwa bersepeda tidak lagi sekadar aktivitas rekreasi, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang didukung pemantauan data dan teknologi.
Baca Juga: Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Bantu Pelari Pemula Latihan Lebih Terarah dengan AI Coach
Teknologi Jadi Kunci Gaya Hidup Sehat Modern
Untuk mendukung kebutuhan pelari dan pesepeda, Garmin menghadirkan berbagai perangkat wearable dan ekosistem olahraga yang mampu memantau kesehatan serta performa pengguna secara real-time.
Lini smartwatch seperti Forerunner, fnix, dan Venu memungkinkan pengguna memonitor detak jantung, kualitas tidur, VO2 Max, training status, hingga waktu pemulihan tubuh.
Sementara bagi pesepeda, Garmin menyediakan perangkat Edge GPS Cycling Computer, Rally Power Meter, Varia Smart Lights, hingga Tacx Smart Trainer untuk mendukung latihan yang lebih terukur sepanjang tahun.
Berita Terkait
-
5 Pilihan Smartwatch Garmin Termurah, Fitur Canggih dan Baterai Super Awet
-
5 Smartwatch dengan Baterai Awet, Bisa Tahan Hingga 30 Hari
-
ManageEngine Rilis Sistem Keamanan AI Terbaru, Ancaman Siber Bisa Dihentikan Otomatis!
-
PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting
-
Garmin Approach G82, GPS Golf dengan Layar Terbesar dan Radar Canggih Bikin Permainan Makin Presisi
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar