- Apple diperkirakan akan menaikkan harga iPhone 18 Pro dan ponsel lipat barunya pada September 2026 mendatang.
- Lonjakan harga komponen memori DRAM dan NAND Flash untuk kebutuhan teknologi AI menjadi penyebab utama kenaikan tersebut.
- CEO Apple, Tim Cook, menyatakan bahwa krisis pasokan komponen memori ini memaksa perusahaan meninjau kembali strategi harganya.
Fenomena ini dipicu meningkatnya permintaan chip memori untuk pusat data AI. Produsen seperti Samsung Electronics, SK Hynix, dan Micron Technology kini lebih memprioritaskan produksi memori untuk server AI karena menawarkan keuntungan yang lebih besar dibanding komponen perangkat konsumen.
Tim Cook: Situasinya Seperti "Banjir Seratus Tahun"
CEO Apple, Tim Cook, mengakui kondisi pasokan memori saat ini merupakan tantangan yang belum pernah dialami perusahaan selama puluhan tahun.
"Saya belum pernah melihat hal seperti ini di area mana pun selama lebih dari 40 tahun," kata Cook kepada The Wall Street Journal.
Ia menggambarkan krisis pasokan chip memori sebagai "banjir seratus tahun" dan mengakui Apple selama ini berusaha melindungi konsumen dari kenaikan harga.
"Kami telah mencoba melindungi pelanggan dari kenaikan harga, tetapi pendekatan itu telah menjadi tidak berkelanjutan," ujarnya.
Meski demikian, Cook belum mengonfirmasi produk mana yang akan mengalami kenaikan harga maupun besaran penyesuaiannya.
Masih Ada Peluang Harga Tidak Naik Drastis
Di sisi lain, tidak semua analis memperkirakan lonjakan harga iPhone akan sebesar rumor yang beredar.
Baca Juga: Tim Cook Bongkar Alasan Kenaikan Harga iPhone, Produk Ini Paling Berdampak
Analis J.P. Morgan memperkirakan biaya memori iPhone memang meningkat, tetapi Apple masih memiliki ruang untuk menekan biaya produksi melalui efisiensi di komponen lain, termasuk penggunaan modem buatan sendiri.
Menurut proyeksi tersebut, kenaikan harga iPhone kemungkinan hanya sekitar 50 dolar AS (Rp891.195), bukan mencapai 200 dolar AS (Rp3,56 juta) hingga 300 dolar AS (Rp5,35 juta) seperti yang diperkirakan sebagian analis.
Selain itu, biaya komponen non-memori diperkirakan justru mengalami penurunan pada 2026, sehingga dapat membantu mengimbangi kenaikan harga chip memori.
Meski berbagai prediksi mulai bermunculan, besaran harga resmi iPhone 18 Pro dan iPhone Fold baru akan diketahui saat Apple mengumumkan jajaran iPhone terbaru pada September 2026.
Jika rumor ini terbukti benar, generasi terbaru iPhone berpotensi menjadi salah satu seri dengan kenaikan harga terbesar dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh tingginya biaya komponen di era AI.
Berita Terkait
-
Xiaomi Batal Rilis HP Ultra Tipis Pesaing iPhone Air, Ini Alasan Mengejutkannya
-
Dijual Murah, Ini Spesifikasi MacBook Neo yang Sudah Bisa Dibeli di Indonesia
-
Harga MacBook Neo Resmi di Indonesia, Pre-Order Dibuka Hari Ini
-
Pre-Order MacBook Neo Resmi Dibuka, Ini Jadwal PO dan Bonus Menarik dari Reseller Apple di Indonesia
-
Alat Pelacak Moto Tag 2 Rilis: Pesaing Apple AirTag, Baterai Tahan 600 Hari
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali