-
- Permintaan kecerdasan buatan memicu kenaikan harga RAM global pada tahun 2026.
- Analis memperkirakan harga RAM melonjak hingga 50 persen pada kuartal ketiga.
- Krisis pasokan memori ini kemungkinan besar berlanjut hingga tahun 2027 mendatang.
Akibatnya, harga komponen memori menjadi sangat mahal dan semakin sulit dijangkau dalam beberapa tahun terakhir.
Pasokan yang makin terbatas membuat harga komponen perakitan komputer semakin tidak bersahabat bagi masyarakat luas.
Kenaikan biaya produksi pada akhirnya harus ditanggung penuh oleh konsumen akhir yang membutuhkan perangkat teknologi baru untuk menunjang produktivitas mereka.
Secara keseluruhan, harga komponen memori tercatat telah merangkak naik secara ekstrem dalam kurun waktu empat tahun terakhir.
Situasi mendesak ini telah memaksa perusahaan teknologi raksasa seperti Apple, Sony, dan Microsoft untuk mulai menaikkan harga jual produk keras mereka.
Lonjakan biaya perakitan ini tentu sangat memukul daya beli masyarakat kelas menengah di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis.
Banyak konsumen di berbagai negara diprediksi akan terpaksa menunda rencana pembaruan gadget mereka hingga harga komponen kembali stabil.
Lebih lanjut, Ethan Tan juga menghitung bahwa kemajuan pada teknologi semikonduktor modern hanya akan meningkatkan pasokan sebesar tujuh hingga delapan persen pada tahun 2026.
Angka produksi tersebut dinilai sama sekali tidak akan cukup untuk memenuhi lonjakan permintaan memori yang meledak secara global.
Baca Juga: Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
Oleh karena itu, krisis kelangkaan memori pada industri perangkat komputasi dipastikan akan terus berlanjut hingga tahun depan.
Harga RAM bahkan diproyeksikan masih bisa terus merangkak naik sekitar 40 hingga 45 persen secara tahunan pada 2027 nanti.
Secercah harapan pemulihan stabilitas pasar semikonduktor baru akan terlihat nyata pada tahun 2028 mendatang seiring dengan peningkatan kapasitas produksi massal.
Pada titik tersebut, harga memori diperkirakan dapat perlahan kembali turun di kisaran 15 hingga 20 persen.
Di sisi lain, peran pemasok memori asal China seperti perusahaan CXMT diprediksi masih sangat terbatas kiprahnya pada tahun 2026 dan 2027.
Produsen domestik tersebut masih terhambat oleh minimnya akses terhadap teknologi fabrikasi tingkat lanjut seperti mesin litografi EUV.
Keterbatasan akses teknologi vital ini membuat produsen tersebut belum mampu memproduksi cip memori generasi berikutnya secara mandiri dalam waktu dekat.
Namun, kemampuan teknologi memori NAND domestik China diyakini mampu mengejar ketertinggalan dengan industri global pada tahun 2028 kelak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana
-
Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS
-
Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang
-
Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI
-
Amerika Serikat: Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81