- PT Datascrip resmi meluncurkan Secure Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 untuk mendukung keamanan rumah berbasis digital.
- Perangkat ini menawarkan metode akses modern seperti biometrik, kata sandi, dan pengenalan wajah guna menggantikan kunci konvensional.
- Produk keamanan tersebut sudah tersedia di berbagai platform daring dengan jaminan garansi resmi selama tiga tahun bagi konsumen.
Suara.com - Meningkatnya tren smart home di Indonesia membuat kebutuhan masyarakat terhadap sistem keamanan rumah ikut berubah.
Jika sebelumnya kunci konvensional menjadi pilihan utama, kini banyak pengguna mulai beralih ke digital door lock yang menawarkan akses lebih praktis, aman, dan terintegrasi dengan gaya hidup modern.
Perubahan tersebut didorong oleh berbagai keterbatasan kunci mekanis, mulai dari risiko duplikasi tanpa sepengetahuan pemilik rumah, tidak adanya riwayat akses, hingga biaya penggantian sistem penguncian ketika kunci hilang.
Kondisi ini membuat teknologi keamanan berbasis biometrik semakin diminati untuk melindungi hunian.
Secure resmi meluncurkan dua produk digital door lock terbaru, yakni Secure Eazy Lock E1 dan Secure Premium Lock L1.
Keduanya dirancang untuk menghadirkan sistem keamanan yang lebih modern dengan berbagai metode akses digital sekaligus mendukung perkembangan ekosistem smart living di Indonesia.
Business Unit Director PT Datascrip, Bobby Ivan, mengatakan perubahan gaya hidup masyarakat membuat kebutuhan terhadap sistem keamanan rumah ikut berkembang.
"Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap keamanan hunian terus berkembang seiring perubahan gaya hidup yang semakin dinamis," ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (1/7/2026).
Ia mengungkapkan, keamanan rumah kini tidak lagi hanya identik dengan kunci dan gembok, tetapi juga kemudahan akses dan kenyamanan yang terintegrasi dengan kehidupan masa kini.
Baca Juga: Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
"Melalui Secure Eazy Lock E1 dan Secure Premium Lock L1, kami ingin menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan tersebut sekaligus memperkuat standar baru dalam perkembangan smart home di Indonesia," katanya.
Secure Eazy Lock E1 Andalkan Fingerprint, Password hingga Kartu Akses
Untuk kebutuhan penggunaan sehari-hari, Secure menghadirkan Eazy Lock E1 yang mengusung teknologi sensor sidik jari dengan waktu respons kurang dari 0,5 detik, sehingga pengguna dapat membuka pintu tanpa harus menggunakan kunci fisik.
Perangkat ini mendukung empat metode akses, yakni fingerprint, password, kartu akses, dan kunci manual.
Sistemnya mampu menyimpan hingga 100 sidik jari, 100 kartu akses, serta 100 password, sehingga cocok digunakan di rumah maupun kantor dengan banyak pengguna.
Dari sisi keamanan, Secure Eazy Lock E1 telah dibekali alarm otomatis yang aktif setelah tiga kali percobaan akses gagal.
Berita Terkait
-
Xiaomi Kenalkan Mesin Cuci Pintar dengan Layar Sentuh, Bisa Terhubung Aplikasi
-
Smart Lock Ezviz Terbaru Resmi Meluncur, Bisa Buka Pintu Pakai Wajah dan Telapak Tangan
-
Canon EOS R6 V Resmi di Indonesia, Kamera Full-Frame 7K Open Gate untuk Kreator Konten Modern
-
Smart Home Jadi Nyata Berkat AC AQUA AQA-KCR9VRAL Hadirkan Kontrol HP dan Sterilisasi UV
-
LG Ungkap Tantangan Smart Home di Indonesia, Edukasi Konsumen dan Teknologi AI Jadi Kunci
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif