Tekno / Internet
Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:07 WIB
Foto bersejarah dari “Gol Rua Javari” yang diambil pada 2 Agustus 1959. [Google]
Baca 10 detik
  • Google DeepMind menggunakan teknologi AI untuk merekonstruksi gol ikonik Pelé tahun 1959 yang tidak pernah terekam kamera.
  • Proyek ini melibatkan riset sejarah mendalam serta penggunaan model AI Gemini dan Veo di Stadion Rua Javari.
  • Hasil dokumenter tersebut kini dipamerkan di Museu Pelé Brasil untuk melestarikan memori kolektif bagi generasi masa kini.

Hasil AI tersebut selanjutnya dipadukan dengan proses visual effects tradisional seperti compositing, color balancing, penambahan grain film, hingga diproses menggunakan filmout machine untuk menghasilkan nuansa visual khas sinema dekade 1950-an.

Flavia Kurtz, putri legenda sepak bola Pele. [Google]

AI Menjadi Pendamping Sejarah, Bukan Penggantinya

Google menegaskan bahwa tujuan utama proyek ini bukan untuk menggantikan fakta sejarah, melainkan membantu generasi baru memahami peristiwa yang selama puluhan tahun hanya bertahan melalui cerita lisan dan arsip.

"Tidak ada teknologi yang dapat menggantikan pengalaman orang-orang yang hadir langsung di stadion pada hari itu. Namun melalui kolaborasi antara arsip, ingatan manusia, riset sejarah, dan teknologi sebagai pendamping kreatif, momen tersebut dapat diperkenalkan kembali kepada generasi baru," tulis Google.

Mini-documentary tersebut kini dipamerkan di Museu Pelé, Santos, Brasil, sekaligus tersedia melalui kanal YouTube Google agar dapat diakses publik secara global.

Euforia Piala Dunia 2026 Dorong Lonjakan Pencarian di Google

Google juga mencatat tingginya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap Piala Dunia 2026 melalui tren Google Search sepanjang 9–16 Juli 2026.

Pertanyaan yang paling banyak dicari meliputi "Nonton bola di mana", "Cara nonton Piala Dunia 2026 di HP", hingga "Cara nonton bola gratis".

Sementara itu, pencarian terkait budaya penggemar didominasi pertanyaan seperti "Bola tadi malam siapa yang menang", "Di mana nonton live Piala Dunia 2026", serta "Siapa yang menang bola tadi malam".

Baca Juga: 8 Wilayah Nikmati Blanket Coverage, Jaringan 5G XLSmart Kini Jangkau Jawa Timur

Untuk kategori tim nasional, masyarakat Indonesia paling banyak mencari informasi mengenai Spanyol, Prancis, Argentina, Inggris, dan Norwegia. Sedangkan pemain yang paling banyak dicari adalah Lamine Yamal, Lionel Messi, Kylian Mbappé, Cristiano Ronaldo, dan Erling Haaland.

Pencarian tertinggi Piala Dunia 2026 di Indonesia. [Google]

Temuan tersebut menunjukkan bahwa AI dan mesin pencari kini tidak hanya menjadi sarana menemukan informasi, tetapi juga berperan sebagai teknologi yang mampu menjaga memori kolektif, menghubungkan sejarah dengan generasi digital, serta menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati olahraga melalui inovasi berbasis kecerdasan buatan.

Load More