- TSMC mengumumkan rencana kenaikan harga produksi chip sebesar sepuluh persen yang berlaku mulai awal tahun 2027.
- Ekspansi pabrik global di luar Taiwan menyebabkan lonjakan biaya operasional yang memicu kenaikan tarif manufaktur tersebut.
- Apple, Intel, dan Qualcomm menyiapkan rencana darurat untuk mendiversifikasi produksi guna menekan dampak lonjakan harga komponen.
Di sisi lain, Intel menunjukkan langkah agresif untuk memutus ketergantungan. Perusahaan tersebut menargetkan untuk memproduksi sekitar 80 persen hingga 90 persen komponen CPU Nova Lake secara internal menggunakan node 18A milik mereka sendiri, alih-alih menyerahkannya kepada TSMC.
"Strategi TSMC memaksa kami untuk berinovasi lebih cepat pada infrastruktur manufaktur internal. Kemandirian node 18A bukan lagi sekadar opsi, melainkan keharusan strategis untuk menjaga margin keuntungan dan kendali pasokan," ujar perwakilan industri yang memahami rencana produksi internal Intel.
Dampak bagi Pengguna: Gadget 2027 Akan Lebih Mahal
Meskipun kenaikan harga baru akan diimplementasikan pada awal 2027, efeknya diprediksi akan mulai terasa pada perangkat konsumen beberapa bulan setelahnya.
Chipset masa depan seperti Tensor G11 dari Google atau seri A-series milik iPhone dipastikan akan memiliki basis biaya produksi yang lebih tinggi.
Dampaknya tidak hanya pada smartphone. Tablet, laptop, hingga smartwatch yang menggunakan node 12nm-28nm untuk kontroler dan sensor juga akan terdampak.
Fenomena ini menandai berakhirnya era "chip murah" dan memaksa konsumen untuk bersiap menghadapi harga gadget yang lebih tinggi di masa depan.
Bagi Qualcomm, perancang chip Snapdragon ini dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk kembali menggandeng Samsung Foundry sebagai alternatif produksi guna menekan biaya.
Baca Juga: Rekomendasi HP Snapdragon 8s Gen 4 Terbaik, Performa Flagship Harga Terjangkau
Berita Terkait
-
7 HP Baterai Jumbo dengan Chip Kencang Terbaru: Harga Terjangkau, Cocok Buat Gaming
-
Harga HP Redmi Naik 2026, Xiaomi Ungkap Penyebabnya: RAM Melonjak 4 Kali Lipat
-
Apple Perluas Manufaktur di AS, Gandeng Bosch hingga TSMC untuk Produksi iPhone dan AI
-
Harga DDR4 Melejit 8,8 Kali Lipat di 2026, Dampak Peralihan Industri ke AI Mulai Terasa
-
iQOO Z11 Resmi Debut Pekan Depan: Usung Chip Gahar Anyar dan Baterai 9.020 mAh
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"
-
Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan
-
Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian
-
Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim
-
Liburan ke Malioboro Makin Asyik, Becak Listrik Gratis Kembali Beroperasi
-
Jalur Bab el-Mandeb Membara: Harga Minyak Dunia Mengamuk di Tengah Gempuran 11 Malam AS ke Iran
-
Kebencian Salah Sasaran: Mengapa Perempuan Memusuhi Perempuan Lain?
-
Jatuh Cinta pada MRT Jakarta dan Semangat Baru Bertransportasi Umum