- Asus Indonesia meluncurkan ExpertBook P5 G2 berprosesor AMD Ryzen AI untuk mengatasi celah performa bisnis.
- Perangkat seharga Rp19,7 hingga Rp21,5 juta ini menawarkan layar 144Hz, keamanan enterprise, dan sertifikasi militer.
- Laptop mendukung RAM hingga 64GB dan dilengkapi ekosistem Windows Copilot+ untuk meningkatkan produktivitas profesional.
Suara.com - Tantangan terbesar bagi para pemimpin bisnis dan profesional SMB bukan lagi sekadar mobilitas, melainkan "celah performa AI."
Perangkat konvensional sering kali kewalahan saat harus menjalankan algoritma kecerdasan buatan intensif sembari melakukan kolaborasi video secara simultan.
Kurangnya daya pemrosesan pada unit NPU (Neural Processing Unit) menyebabkan latensi yang mengganggu produktivitas, sementara standar keamanan yang statis menjadi titik lemah bagi ancaman siber yang kian canggih.
Menjawab urgensi tersebut, Asus Indonesia resmi meluncurkan ExpertBook P5 G2 (PM5406), sebuah lompatan arsitektur komputasi bisnis yang ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen AI 9 HX 470.
Berbeda dengan laptop bisnis pada umumnya, perangkat ini dirancang sebagai mesin AI murni dengan performa hingga 55 NPU TOPS, menetapkan standar baru dalam efisiensi alur kerja masa depan.
Inovasi Inti: Superioritas Performa dan Ekosistem AI
Asus ExpertBook P5 G2 bukan sekadar penyegaran spesifikasi. Di balik bodinya yang ringkas, tertanam kekuatan CPU dengan TDP hingga 45W yang didukung teknologi manajemen termal Asus ExpertCool.
Inovasi ini memastikan laptop tetap bekerja pada performa puncak tanpa suara kipas yang mengganggu, bahkan saat mengolah analisis data besar berbasis AI.
Eric Khoven, Commercial Director ASUS Indonesia, menegaskan bahwa perangkat ini adalah jawaban atas kebutuhan transformasi digital yang kian masif di tanah air.
Baca Juga: ROG Homecoming Jadi Panggung Inovasi Asus, Komunitas Diajak Lihat Teknologi Masa Depan
"Segmen bisnis di Indonesia semakin mengandalkan teknologi AI untuk mempercepat produktivitas. Melalui Asus ExpertBook P5 G2, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga dirancang dengan standar keamanan dan ketahanan kelas dunia agar dampak AI benar-benar terasa dalam skenario kerja nyata," ujar Eric Khoven dalam keterangan resminya, Jumat (24/7/2026).
Daya tarik utama bagi para profesional adalah dukungan penuh terhadap ekosistem Windows Copilot+ PC.
Melalui platform Asus MyExpert, pengguna mendapatkan asisten cerdas yang mampu melakukan perangkuman rapat otomatis hingga penerjemahan bahasa secara real-time, memangkas waktu administratif yang biasanya memakan waktu berjam-jam.
Visual Presisi: Layar 144Hz di Laptop Bisnis
Satu hal yang membedakan ExpertBook P5 G2 dari kompetitor adalah pilihan visualnya. Asus menyematkan panel layar 14 inci IPS dengan resolusi 2,5K yang memiliki refresh rate 144Hz.
Ini adalah angka yang biasanya ditemukan pada laptop gaming kelas atas, namun diimplementasikan di sini untuk memberikan pergerakan visual yang sangat halus saat meninjau dashboard data kompleks atau melakukan pengeditan konten kampanye.
Berita Terkait
-
Asus ROG Zephyrus Duo Resmi Meluncur, Laptop Rp129 Juta dengan Dua Layar OLED dan RTX 5090
-
4 Tablet yang Worth It buat Mahasiswa: Spek Mumpuni untuk Kuliah, Harga Tak Menguras Tabungan
-
Lenovo Hadirkan Laptop AI Edisi FIFA World Cup 2026 di Indonesia, Yoga Slim 7i dan Legion Pro 7i
-
ASUS ExpertCenter D5: PC Desktop Andal untuk Bisnis Modern
-
Asus Chromebook CM32 Debut dengan Chip MediaTek dan Layar 2.5K, Baterai Tahan 13 Jam
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!
-
Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard
-
Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani
-
Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat
-
Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini
-
Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik
-
Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas
-
Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100
-
Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?
-
Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup