Tekno / Gadget
Selasa, 28 Juli 2026 | 14:10 WIB
Ilustrasi HP dicas. (Pexels/Steve A Johnson)
Baca 10 detik
  • Banyak pengguna bertanya apakah HP sebaiknya dimatikan atau tetap dinyalakan saat dicas agar baterai lebih awet.
  • Smartphone modern dengan baterai lithium-ion atau lithium-polymer memiliki sistem pengelolaan daya yang membuat pengisian lebih aman, tetapi kebiasaan mengecas tetap memengaruhi kesehatan baterai.
  • Begini penjelasan mengenai cara mengisi daya yang tepat agar performa dan usia baterai tetap optimal.

Suara.com - Baterai HP menjadi salah satu komponen paling penting pada smartphone karena menentukan kenyamanan saat digunakan sehari-hari.

Namun, banyak pengguna yang masih bertanya-tanya apakah saat mengisi daya HP sebaiknya perangkat dimatikan atau tetap dinyalakan agar baterainya lebih awet.

Seiring berkembangnya teknologi, hampir semua smartphone modern telah menggunakan baterai lithium-ion atau lithium-polymer yang dilengkapi sistem pengelolaan daya canggih.

Teknologi ini membuat proses pengisian daya menjadi lebih aman dibandingkan ponsel generasi lama, sehingga sejumlah anggapan tentang cara mengecas HP pun mulai berubah.

Meski demikian, cara mengisi daya yang kurang tepat tetap dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai.

Jadi sebaiknya, HP harus dalam kondisi dimatikan atau justru boleh tetap dinyalakan saat dicas? Berikut penjelasannya.

Cara Ngecas HP yang Benar, Dimatikan atau Tidak?

Ilustrasi HP dicas. (Pexels/Julio Lopez)

Banyak pengguna masih mengira bahwa mematikan HP saat dicas dapat membuat baterai lebih awet.

Padahal, pada smartphone modern yang menggunakan baterai lithium-ion atau lithium-polymer, mematikan ponsel saat mengisi daya bukanlah suatu keharusan.

Pasalnya, sistem manajemen baterai HP sekarang kebanyakan sudah dirancang untuk mengatur proses pengisian secara otomatis.

Baca Juga: 6 HP Harga Rp5 Jutaan Spesifikasi Dewa: Memori Luas, Baterai Badak, Kamera Jernih

Menurut Apple, fitur Optimized Battery Charging dirancang untuk mengurangi keausan baterai dengan mempelajari kebiasaan pengguna dan menunda pengisian hingga 100 persen sampai benar-benar dibutuhkan.

Artinya, kesehatan baterai lebih dipengaruhi oleh cara mengelola siklus pengisian dan suhu perangkat dibandingkan apakah HP dalam keadaan menyala atau dimatikan saat dicas.

Pendapat serupa disampaikan oleh Isidor Buchmann, CEO dan pendiri Cadex Electronics sekaligus kontributor utama Battery University.

Melansir Gear Portal, Isidor Buchmann mengatakan bahwa baterai lithium-ion tidak harus dicas penuh, terutama jika disertai suhu yang tinggi.

Meski begitu, mematikan HP saat dicas dapat membantu mempercepat proses pengisian karena tidak ada konsumsi daya dari aplikasi yang berjalan di latar belakang maupun aktivitas layar.

Jika tetap ingin menggunakan ponsel saat mengisi daya, Motorola menyarankan agar penggunaan dibatasi karena pengisian lebih cepat, sebaiknya jangan menggunakan ponsel saat sedang dicas.

Load More