- Layang-layang memiliki dua pasang sisi yang sama panjang.
- Luasnya dihitung dari panjang kedua diagonal.
- Kelilingnya diperoleh dari jumlah seluruh sisi layang-layang.
Suara.com - Layang-layang merupakan bangun datar segi empat yang memiliki 2 pasang sisi sama panjang.
Dalam soal matematika, yang biasanya dicari dari bangun ini adalah luas atau keliling. Menghitungnya pun tidak sulit jika sudah mengetahui bagian yang digunakan dan rumusnya.
Berikut rumus luas dan keliling layang-layang, lengkap dengan contoh soalnya.
Apa Itu Layang-Layang?
Layang-layang adalah bangun datar segi empat yang memiliki 2 pasang sisi berdekatan dengan panjang yang sama. Bangun ini mempunyai 2 diagonal yang saling berpotongan tegak lurus.
Salah satu diagonal layang-layang menjadi sumbu simetri dan membagi diagonal lainnya menjadi 2 bagian yang sama panjang.
Bentuk layang-layang juga mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada mainan yang diterbangkan menggunakan benang.
Rumus Luas Layang-Layang
Luas layang-layang dapat dihitung menggunakan panjang kedua diagonalnya. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut.
Baca Juga: Menguasai Rumus Luas dan Keliling Belah Ketupat: Lengkap dengan Unsur dan Contoh Soal
L = ½ × d × d
Keterangan:
L = luas layang-layang
d = panjang diagonal pertama
d = panjang diagonal kedua
Jadi, untuk mencari luas, panjang kedua diagonal perlu diketahui terlebih dahulu.
Contoh Soal Luas Layang-Layang
Sebuah layang-layang memiliki diagonal pertama 12 cm dan diagonal kedua 8 cm. Berapa luasnya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan