Tekno / Sains
Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:51 WIB
perbedaan rantai makanan dan jaring-jaring makanan (magnific)
Baca 10 detik
  • Rantai makanan menunjukkan perpindahan energi melalui satu jalur makan, sedangkan jaring-jaring makanan menggabungkan beberapa jalur yang saling berkaitan.
  • Contoh rantai makanan di ekosistem sawah adalah padi yang dimakan oleh belalang, katak, ular, dan elang.
  • Perubahan jumlah satu organisme dalam ekosistem dapat memengaruhi organisme lain yang saling bergantung secara langsung.

Jika hanya mengambil satu hubungan, terbentuklah rantai makanan. Namun, ketika seluruh hubungan tersebut digabungkan, terbentuk jaring-jaring makanan.

Selain produsen dan konsumen, ekosistem juga memiliki pengurai seperti jamur dan bakteri. Organisme tersebut membantu menguraikan sisa makhluk hidup yang telah mati sehingga materi organik dapat kembali ke lingkungan.

Contoh Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan

Contoh rantai makanan dapat ditemukan di berbagai ekosistem.

Pada ekosistem sawah, salah satu rantainya adalah:

Padi → Belalang → Katak → Ular → Elang

Padi berperan sebagai produsen karena mampu membuat makanan sendiri. Belalang menjadi konsumen tingkat pertama, sedangkan katak, ular, dan elang menempati tingkat konsumen berikutnya.

Contoh lainnya dapat ditemukan di ekosistem perairan:

Fitoplankton → Ikan kecil → Ikan besar → Burung pemakan ikan

Dalam hubungan tersebut, fitoplankton menjadi sumber energi bagi ikan kecil yang kemudian dimakan oleh ikan berukuran lebih besar.

Baca Juga: Perbedaan Purging vs Breakout saat Mencoba Serum Baru dan Cara Mengatasinya

Sementara itu, contoh jaring-jaring makanan dapat digambarkan melalui beberapa hubungan di ekosistem sawah. Padi dapat dimakan belalang, ulat, dan tikus. Belalang dapat dimakan katak atau burung, sedangkan ulat dapat dimakan burung. Tikus dan katak dapat dimangsa ular, sementara ular dapat menjadi mangsa elang.

Dari berbagai hubungan tersebut terlihat bahwa satu organisme dapat terlibat dalam lebih dari satu rantai makanan.

Pentingnya Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan

Rantai makanan dan jaring-jaring makanan menunjukkan bahwa makhluk hidup dalam ekosistem saling bergantung.

Perubahan jumlah satu organisme dapat memengaruhi organisme lain yang memiliki hubungan dengannya. Misalnya, jika jumlah predator tikus berkurang, populasi tikus berpotensi meningkat dan menyebabkan tanaman padi mengalami lebih banyak kerusakan.

Sebaliknya, berkurangnya sumber makanan juga dapat memengaruhi jumlah konsumen yang bergantung padanya.

Oleh karena itu, keseimbangan ekosistem perlu dijaga dengan melindungi habitat dan keberagaman makhluk hidup.

Load More