Tekno / Sains
Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:51 WIB
perbedaan rantai makanan dan jaring-jaring makanan (magnific)
Baca 10 detik
  • Rantai makanan menunjukkan perpindahan energi melalui satu jalur makan, sedangkan jaring-jaring makanan menggabungkan beberapa jalur yang saling berkaitan.
  • Contoh rantai makanan di ekosistem sawah adalah padi yang dimakan oleh belalang, katak, ular, dan elang.
  • Perubahan jumlah satu organisme dalam ekosistem dapat memengaruhi organisme lain yang saling bergantung secara langsung.

Suara.com - Rantai makanan dan jaring-jaring makanan merupakan konsep penting dalam pembelajaran ekosistem karena menunjukkan hubungan antarmakhluk hidup melalui aktivitas makan dan dimakan.

Setiap organisme membutuhkan energi untuk menjalankan aktivitas dan mempertahankan hidup, sedangkan sumber energi tersebut dapat diperoleh melalui makanan.

Hubungan tersebut membuat energi berpindah dari satu organisme ke organisme lainnya dalam suatu lingkungan.

Meskipun memiliki keterkaitan yang erat, rantai makanan dan jaring-jaring makanan memiliki bentuk hubungan yang berbeda sehingga perlu dipahami secara tepat.

Perbedaan Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan

Dikutip dari buku IPAS Kelas V yang ditulis oleh Rizki Zuliani, materi rantai makanan dan jaring-jaring makanan, hlm. 212–213, rantai makanan adalah rangkaian hubungan makan dan dimakan yang berlangsung dalam satu jalur tertentu dari satu organisme ke organisme berikutnya.

Rantai makanan umumnya diawali oleh produsen, yaitu organisme yang dapat menghasilkan makanan sendiri, seperti tumbuhan hijau. Setelah itu, energi berpindah kepada konsumen tingkat pertama yang biasanya memakan tumbuhan.

Sebagai contoh, rumput dimakan belalang, belalang dimakan katak, katak dimakan ular, dan ular dapat dimangsa elang.

Urutan tersebut dapat ditulis sebagai:

Rumput → Belalang → Katak → Ular → Elang

Baca Juga: Perbedaan Purging vs Breakout saat Mencoba Serum Baru dan Cara Mengatasinya

Tanda panah menunjukkan arah perpindahan energi dari organisme yang menjadi makanan menuju organisme yang memakannya.

Sementara itu, jaring-jaring makanan merupakan gabungan beberapa rantai makanan yang saling berkaitan dalam sebuah ekosistem.

Di lingkungan alami, seekor hewan tidak selalu hanya mengonsumsi satu jenis makanan. Begitu pula, satu hewan dapat menjadi sumber makanan bagi beberapa jenis pemangsa.

Karena memiliki banyak hubungan yang saling terhubung, jaring-jaring makanan memberikan gambaran yang lebih kompleks mengenai interaksi makan dan dimakan dibandingkan rantai makanan.

Perbedaan keduanya dapat dilihat dari jalur hubungan yang ditampilkan. Rantai makanan hanya menunjukkan satu jalur, sedangkan jaring-jaring makanan menunjukkan beberapa jalur yang saling berhubungan.

Sebagai contoh, dalam satu ekosistem sawah, padi dapat dimakan belalang, ulat, dan tikus. Belalang dapat menjadi makanan bagi katak dan burung, sementara tikus dapat dimakan ular. Katak juga dapat menjadi makanan ular.

Load More