Tekno / Sains
Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:58 WIB
sifat bangun datar layang-layang (superprof)
Baca 10 detik
  • Layang-layang adalah bangun datar segi empat dengan dua pasang sisi berdekatan yang sama panjang.
  • Luas layang-layang dihitung menggunakan rumus setengah dikali panjang diagonal pertama dan diagonal kedua.
  • Keliling layang-layang diperoleh melalui penjumlahan seluruh panjang keempat sisi yang membentuk bangun tersebut.

Suara.com - Layang-layang merupakan salah satu bangun datar segi empat yang mudah dikenali dari bentuknya yang menyerupai alat permainan tradisional yang diterbangkan dengan benang.

Di balik bentuknya yang sederhana, layang-layang memiliki karakteristik geometri berupa pasangan sisi dan diagonal dengan hubungan tertentu.

Sifat bangun datar layang-layang menjadi dasar penting untuk memahami cara menentukan ukuran, luas, hingga kelilingnya.

Dengan mengenali ciri-cirinya terlebih dahulu, perhitungan luas dan keliling layang-layang dapat dilakukan dengan lebih mudah dan tepat.

Sifat Bangun Datar Layang-Layang

Layang-layang adalah segi empat yang mempunyai dua pasang sisi yang sama panjang dan setiap pasangan terdiri atas sisi-sisi yang berdekatan.

Jika layang-layang diberi titik sudut A, B, C, dan D, pasangan sisi yang sama panjang dapat dituliskan sebagai AB = AD serta CB = CD.

Selain memiliki pasangan sisi yang sama panjang, layang-layang mempunyai beberapa sifat khusus yang membedakannya dari bangun segi empat lainnya, yaitu:

  • Memiliki empat sisi dan empat titik sudut.
    Layang-layang tersusun atas empat ruas garis yang bertemu pada empat titik sudut.
  • Mempunyai dua pasang sisi berdekatan yang sama panjang.
    Kesamaan panjang terjadi pada sisi-sisi yang bertemu pada satu titik, bukan pada dua sisi yang saling berhadapan.
  • Memiliki sepasang sudut berhadapan yang sama besar.
    Pada layang-layang, salah satu pasangan sudut yang berseberangan memiliki ukuran yang sama.
  • Mempunyai dua diagonal.
    Kedua diagonal menghubungkan titik sudut yang saling berhadapan dan umumnya memiliki panjang berbeda.
  • Kedua diagonal berpotongan tegak lurus.
    Diagonal layang-layang bertemu membentuk sudut 90 derajat.
  • Salah satu diagonal membagi diagonal lainnya menjadi dua bagian sama panjang.
    Sifat ini menjadi salah satu karakteristik penting layang-layang dalam geometri.
  • Memiliki satu sumbu simetri pada bentuk layang-layang yang umum.
    Sumbu tersebut melewati titik pertemuan diagonal dan membagi bangun menjadi dua bagian yang saling mencerminkan.

Rumus Luas dan Keliling Layang-Layang

Setelah memahami karakteristiknya, perhitungan ukuran layang-layang dapat dilakukan menggunakan rumus yang sederhana.

Rumus Luas Layang-Layang

Luas layang-layang ditentukan berdasarkan panjang kedua diagonalnya. Rumusnya adalah:

Baca Juga: Cara Mudah Mencari Tinggi Segitiga jika Luas dan Alas Sudah Diketahui

L = ½ × d × d

Keterangan:

L = luas layang-layang
d = panjang diagonal pertama
d = panjang diagonal kedua

Karena kedua diagonal saling berpotongan tegak lurus, hasil perkalian panjang kedua diagonal kemudian dibagi dua untuk mendapatkan luas bangun.

Rumus Keliling Layang-Layang

Keliling diperoleh dengan menjumlahkan seluruh panjang sisi layang-layang. Jika panjang dua sisi yang sama adalah a dan dua sisi lainnya adalah b, rumusnya dapat ditulis:

K = 2 × (a + b)

Load More