Tekno / Sains
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:35 WIB
Ilustrasi rotasi dan revolusi bumi (Magnific)
Baca 10 detik
  • Bumi berputar pada porosnya selama 24 jam sehingga menimbulkan peristiwa siang dan malam serta perbedaan waktu.
  • Gerakan Bumi mengelilingi Matahari selama 365 ¼ hari menyebabkan terjadinya perubahan musim serta perhitungan kalender.
  • Rotasi dan revolusi Bumi memengaruhi aktivitas manusia sehari-hari, pengaturan waktu, serta perubahan penampakan rasi bintang.

Kita dapat melihatnya dari Matahari yang tampak terbit di sebelah timur dan tenggelam di sebelah barat.

4. Munculnya Pembagian Waktu

Kehidupan sehari-hari manusia sangat berkaitan dengan waktu. Jam sekolah, jadwal kerja, waktu makan, hingga jam tidur diatur berdasarkan pergantian siang dan malam.

Dampak Revolusi Bumi bagi Kehidupan Sehari-hari

Revolusi Bumi adalah gerakan Bumi mengelilingi Matahari. Satu kali revolusi membutuhkan waktu sekitar 365¼ hari dan menghasilkan beberapa pengaruh yang penting bagi kehidupan makhluk hidup. 

1. Terjadinya Pergantian Musim

Revolusi Bumi bersama kemiringan sumbu Bumi menyebabkan perubahan musim di berbagai wilayah.
Negara yang berada di wilayah empat musim dapat mengalami musim semi, panas, gugur, dan dingin.

Sementara itu, Indonesia yang berada di wilayah tropis umumnya mengalami musim hujan dan musim kemarau.

2. Perubahan Lama Siang dan Malam

Revolusi Bumi menyebabkan lama siang dan malam dapat berbeda sepanjang tahun, terutama di wilayah yang jauh dari garis khatulistiwa.

Baca Juga: Cara Praktis Mencari KPK dan FPB Lengkap Contoh Soal Sekaligus Pembahasan

Perubahan ini terlihat lebih jelas di negara yang mengalami empat musim.

3. Terjadinya Perubahan Rasi Bintang yang Terlihat

Posisi Bumi yang terus berubah saat mengelilingi Matahari membuat rasi bintang yang tampak dari

Bumi juga dapat berbeda pada waktu tertentu. Fenomena ini dapat digunakan untuk mempelajari benda-benda langit.

4. Menentukan Kalender dan Tahun

Revolusi Bumi menjadi dasar dalam menentukan satu tahun.

Waktu revolusi tidak tepat 365 hari karenas terdapat tahun kabisat yang memiliki tambahan satu hari pada bulan Februari. Penambahan tersebut membantu menyesuaikan kalender dengan waktu revolusi Bumi.

Rotasi dan revolusi Bumi ternyata sangat dekat dengan kehidupan manusia.

Rotasi menyebabkan pergantian siang dan malam serta perbedaan waktu, sedangkan revolusi berhubungan dengan perubahan musim dan perhitungan tahun.

Berbagai peristiwa tersebut terjadi secara alami tanpa perlu kita sadari setiap hari. Memahami gerakan Bumi membantu kita mengetahui mengapa waktu, musim, dan kondisi langit dapat berubah.

Load More