- Gerhana matahari terjadi saat Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, yang menutupi sebagian cahaya ke permukaan Bumi.
- Gerhana bulan terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, sehingga Bulan masuk ke dalam bayangan Bumi.
- Masing-masing fenomena astronomi tersebut memiliki beberapa jenis berbeda, seperti jenis total, sebagian, cincin, hibrida, dan penumbra.
Suara.com - Fenomena alam di langit seperti gerhana selalu berhasil memukau mata manusia. Namun, banyak orang masih sering tertukar dalam mengenali perbedaan gerhana bulan dan gerhana matahari.
Meski keduanya melibatkan interaksi antara Matahari, Bumi, dan Bulan, mekanisme yang terjadi sangatlah kontras.
Lantas, apa saja perbedaannya? Berikut penjelasan mengenai perbedaan gerhana bulan dan gerhana matahari beserta gambarnya.
Perbedaan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari
Ada beberapa perbedaan utama antara gerhana bulan dan gerhana matahari yang dapat dikenali, yaitu:
a. Posisi benda langit
Gerhana matahari terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, sehingga cahaya Matahari ke sebagian wilayah Bumi terhalang oleh Bulan.
Sementara itu, gerhana bulan terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan. Posisi tersebut membuat Bulan masuk ke dalam bayangan Bumi.
b. Benda langit yang mengalami bayangan
Pada gerhana matahari, bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi. Akibatnya, sebagian wilayah Bumi dapat mengalami Matahari yang tampak tertutup sebagian atau seluruhnya.
Baca Juga: Kenapa Imlek Selalu Hujan? Melihat dari Mitos Keberuntungan dan Fenomena Alam
Pada gerhana bulan, justru Bulan yang memasuki bayangan Bumi. Dari Bumi, Bulan dapat terlihat lebih gelap atau berubah warna, bergantung pada jenis gerhananya.
c. Waktu terjadinya
Gerhana matahari hanya dapat terjadi ketika fase Bulan baru. Sebaliknya, gerhana bulan terjadi ketika Bulan berada dalam fase purnama.
d. Wilayah pengamatan
Gerhana matahari umumnya hanya dapat dilihat dari wilayah tertentu yang dilewati bayangan Bulan. Sementara itu, gerhana bulan dapat diamati dari wilayah Bumi yang sedang mengalami malam dan dapat melihat Bulan.
e. Cara mengamati
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Arkhan Kaka Cs Belum Bertaji, Timnas Indonesia U-20 Masih Buntu Hadapi Malaysia di Babak I
-
Telkom Solution Perkuat Bisnis B2B ICT, Sasar Pertumbuhan Enterprise di Asia Pasifik
-
Soroti UU Konservasi dan RUU Masyarakat Adat, Forum PCS 2026 Digelar di UGM
-
Kejagung Sita Uang Rp 401 Miliar Dari Hasil Korupsi Nikel
-
Olivia Rodrigo Galang Dana Amal melalui Daisy Chain Fields, Hadirkan Deretan Musisi Perempuan
-
Bilal Hasan Kibarkan Merah Putih di Arena UFC Bikin Kevin Diks Ikut Bangga
-
Suku Dayak Bertato Tetap Bisa Jadi Prajurit TNI
-
Update Kondisi WNI di Nepal Setelah Banjir Bandang, Apakah Ada Korban?
-
Konservasi Indonesia Dinilai Masih Negara-Sentris, PCS 2026 Dorong Perubahan Paradigma
-
Tidak Foya-foya tapi Tetap Tekor: Mengapa Hidup Layak Makin Sulit Didapat?