Tekno / Sains
Senin, 31 Agustus 2026 | 13:33 WIB
Ilustrasi Gerhana Matahari. (NASA)
Baca 10 detik
  • Gerhana matahari terjadi saat Bulan berada di antara Matahari dan Bumi, yang menutupi sebagian cahaya ke permukaan Bumi.
  • Gerhana bulan terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, sehingga Bulan masuk ke dalam bayangan Bumi.
  • Masing-masing fenomena astronomi tersebut memiliki beberapa jenis berbeda, seperti jenis total, sebagian, cincin, hibrida, dan penumbra.

Pengamatan gerhana matahari membutuhkan perlindungan mata khusus karena melihat Matahari secara langsung dapat merusak mata. Gerhana bulan relatif lebih aman diamati dengan mata telanjang selama kondisi memungkinkan.

Jenis-Jenis Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan

Selain memahami perbedaan gerhana bulan dan gerhana matahari, penting pula mengetahui bahwa masing-masing fenomena memiliki beberapa jenis.

Jenis-Jenis Gerhana Matahari

Ilustrasi Gerhana Matahari. (Gemini AI)

Gerhana Matahari Total

Terjadi ketika Bulan menutupi seluruh piringan Matahari dari wilayah pengamatan tertentu. Kondisi ini dapat membuat langit menjadi lebih gelap untuk sementara. Bentuknya berupa bulatan hitam legam (Bulan) dengan korona atau cahaya putih menyala di sekeliling pinggirannya.

Gerhana Matahari Sebagian

Terjadi ketika hanya sebagian piringan Matahari yang tertutupi Bulan. Bentuknya seperti sabit atau piringan Matahari yang tampak terpotong sebagian.

Gerhana Matahari Cincin

Terjadi ketika Bulan berada pada posisi yang membuat ukuran tampaknya lebih kecil daripada Matahari. Akibatnya, bagian tepi Matahari masih terlihat membentuk lingkaran cahaya atau cincin.

Gerhana Matahari Hibrida: Jenis ini merupakan gerhana yang dapat terlihat sebagai gerhana total dari beberapa wilayah dan sebagai gerhana cincin dari wilayah lainnya. Fenomena tersebut relatif jarang terjadi.

Baca Juga: Kenapa Imlek Selalu Hujan? Melihat dari Mitos Keberuntungan dan Fenomena Alam

Jenis-Jenis Gerhana Bulan

Ilustrasi Gerhana Bulan. (Gemini AI)

Gerhana bulan total

Seluruh bagian Bulan memasuki umbra atau bayangan inti Bumi. Bulan dapat tampak berwarna kemerahan sehingga sering disebut Blood Moon.

Gerhana bulan sebagian (parsial)

Hanya sebagian permukaan Bulan yang masuk ke dalam umbra Bumi. Akibatnya, sebagian Bulan tampak lebih gelap dibandingkan bagian lainnya.

Gerhana bulan penumbra

Bulan hanya melewati penumbra atau bayangan samar Bumi, sehingga Bulan hanya tampak sedikit lebih redup dari biasanya tanpa perubahan warna yang signifikan. Perubahan kecerahan Bulan biasanya lebih sulit diamati dibandingkan gerhana bulan sebagian atau total.

Pada dasarnya, perbedaan gerhana bulan dan gerhana matahari terletak pada posisi Matahari, Bumi, dan Bulan serta objek yang terkena bayangan.

Gerhana matahari terjadi ketika bayangan Bulan jatuh ke Bumi, sedangkan gerhana bulan berlangsung ketika Bulan memasuki bayangan Bumi. Dengan memahami perbedaan tersebut, Anda dapat lebih mudah mengenali berbagai jenis gerhana yang terjadi di langit.

Load More