- UMKMall meluncurkan asisten Teman AI di Jakarta Creative Hub pada Rabu, 2 September 2026.
- Fitur berbasis klik tanpa prompt dirancang untuk membantu operasional bisnis lima ribu pelaku usaha.
- Uji coba teknologi tersebut terbukti berhasil meningkatkan jumlah pengikut organik serta total penjualan produk.
Suara.com - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tak harus jago membuat prompt untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI). Teman AI yang diperkenalkan UMKMall justru mengandalkan konsep “Klik Bukan Ketik” agar teknologi bisa langsung digunakan untuk menghadapi persoalan bisnis sehari-hari.
Teman AI resmi diluncurkan di Jakarta Creative Hub, Jakarta, sebagai asisten AI yang dirancang khusus untuk UMKM. Kehadirannya sekaligus menandai transformasi UMKMall dari platform pembelajaran menjadi End-to-End Transforming Platform.
Founder & Chief Strategy Officer UMKMall, Suparno Adijanto, mengatakan Teman AI dibangun dengan konsep Accessible Intelligence, sehingga pelaku usaha kecil dapat mengakses pengetahuan dan analisis bisnis yang sebelumnya lebih mudah dijangkau perusahaan besar.
“Komitmen kami melampaui pelatihan konvensional. Lewat Teman AI, kami menghadirkan Accessible Intelligence agar setiap pengusaha kecil memiliki akses ke ilmu dan analisis bisnis kelas industry," ujarnya, dalam peluncuran di Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Didukung pendekatan human-centric, dia menambahkan, bersama UMKM pihaknya mentransformasi masalah menjadi pemahaman mendalam, dan pemahaman menjadi tindakan nyata demi pertumbuhan yang mandiri dan berkelanjutan.
Tak Perlu Pusing Membuat Prompt
Teman AI memiliki dua mode utama, yakni Open Chat AI dan Jalur Transformasi atau Learning Journey.
Head of Learning & Operations UMKMall, Ivan Hendrata, mengatakan fitur tersebut sengaja dirancang agar UMKM tidak terbebani kompleksitas teknologi.
“Teman AI dirancang spesifik dengan 2 Mode Utama, yakni Open Chat dan Jalur Transformasi Terbimbing berbasis navigasi tombol praktis, agar pengusaha UMKM tidak perlu pusing memikirkan prompt engineering,” katanya.
Baca Juga: Laptop Tak Lagi Cuma Buat Kerja, HP Bawa AI Lebih Dalam ke OmniBook
Melalui Open Chat AI, pengguna dapat berdiskusi mengenai strategi bisnis, membuat konten promosi, menghasilkan foto produk berbasis image generation, hingga menganalisis data operasional.
Sementara Learning Journey menggunakan pendekatan “Klik Bukan Ketik”. Pengguna diarahkan melalui pilihan tombol untuk menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) dan margin, membuat foto produk dan branding, serta mengubah masalah bisnis menjadi checklist dan rencana aksi.
“Mulai dari menghasilkan foto produk kelas studio hingga menghitung HPP secara presisi, Teman AI mengubah kerumitan teknologi menjadi panduan tindakan harian yang masuk akal,” ucap Ivan.
Ivan menegaskan, fungsi tersebut membuat Teman AI tidak berhenti sebagai chatbot.
“Dua fitur ini memastikan bahwa Teman AI bukan sekadar tempat bertanya, melainkan asisten kerja harian yang memindahkan UMKM dari masalah menuju tindakan nyata,” jelasnya.
Dari Belajar ke Eksekusi
Berita Terkait
-
Google Bawa Agentic AI ke Industri Keuangan, Bukan Sekadar Chatbot
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
IM3 Tak Lagi Jual Koneksi Saja, Airena Kreatif Bawa AI dan Adobe ke Bisnis Kreator hingga UMKM
-
AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber
-
Talenta Digital Papua Didorong Naik Kelas, Indosat dan Komdigi Buka Innovation Hub di Jayapura
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
Terkini
-
Bagaimana Cara Mencari Panjang Rusuk Kubus jika Diketahui Luas Permukaannya?
-
Paper Cup Berlabel Biodegradable Tetap Bisa Lepaskan Mikroplastik, Kok Bisa?
-
Awas Inflasi Pangan di September, Beras Melimpah Tak Jadi Jaminan
-
2 Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
-
7 Tips agar Tidak Mudah Capek Saat Lari, Pemula Bisa Coba
-
IQ Bukan Jaminan, Ini Sederet Faktor yang Menentukan Kesuksesan
-
Sinopsis Sanada Juu Yuushi, Drama Historical Jepang Terbaru Iwamoto Hikaru
-
Selamat! Anak Sylvester Stallone Sophia Stallone Siap Menikah, Siapa Calon Suaminya?
-
Soroti Pola Pembubaran Demo Lewat Ormas, Sosiolog UGM Tuntut Negara Lindungi Aksi Mahasiswa
-
Pratama Arhan Alami Fraktur Phalanx, Persija Berjuang Hadapi Badai Cedera