Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB
Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid (kiri). [Komdigi]
BACA 10 DETIK
  • Microsoft menyiapkan investasi 1,7 miliar dolar AS untuk infrastruktur cloud dan AI di Indonesia.
  • Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan apresiasi tersebut dalam pertemuan bilateral di New York pada Rabu.
  • Pemerintah mendorong investasi ini agar Indonesia menjadi pusat inovasi digital kawasan ASEAN.

Meutya mengatakan pemerintah ingin peningkatan keterampilan digital berujung pada bertambahnya pengembang, inovator, insinyur, dan pemimpin digital Indonesia.

Logo Microsoft. [Pexels]

“Tujuan kami bukan hanya meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki keterampilan digital, tetapi juga mengembangkan lebih banyak pengembang, inovator, insinyur, dan pemimpin digital Indonesia,” tuturnya.

Kolaborasi dengan Microsoft diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi institusi, pelaku usaha, pengembang, dan perusahaan teknologi Indonesia untuk mengakses pengetahuan serta keahlian teknologi global.

Ruang kerja sama yang dibahas mencakup AI, cloud, keamanan siber, hingga tata kelola teknologi yang bertanggung jawab.

AI Indonesia Didorong Tetap Aman

Sejalan dengan ekspansi teknologi AI, pemerintah juga tengah menyiapkan kerangka tata kelola AI nasional melalui rancangan Peraturan Presiden tentang Peta Jalan dan Etika AI.

Meutya mengatakan regulasi tersebut diarahkan untuk memberikan kepastian bagi pengembangan AI yang etis, aman, inklusif, dan bertanggung jawab.

“Kami ingin memastikan bahwa regulasi tidak menghambat inovasi, tetapi justru memberikan perlindungan dan kepastian yang tepat agar AI dapat berkembang secara bertanggung jawab,” jelasnya.

Pemerintah juga membahas perlindungan anak di ruang digital bersama Microsoft, termasuk penerapan prinsip keamanan sejak tahap perancangan teknologi.

Investasi Besar, Kapasitas Nasional Harus Ikut Naik

Dengan investasi 1,7 miliar dolar AS, Microsoft menjadi salah satu perusahaan teknologi global yang memperkuat jejak infrastruktur digitalnya di Indonesia.

Ilustrasi AI. [Unsplash]

Namun, bagi pemerintah, ukuran keberhasilan investasi tersebut bukan hanya seberapa besar infrastruktur yang dibangun. Tantangannya adalah memastikan investasi tersebut ikut memperkuat kemampuan Indonesia dalam mengembangkan dan menguasai teknologi.

Transfer pengetahuan, pengembangan talenta, penguatan industri lokal, serta akses terhadap teknologi cloud dan AI menjadi bagian penting dari agenda tersebut.

Jika ekosistem tersebut berkembang, Indonesia berpeluang bergerak dari sekadar pasar teknologi menuju salah satu pusat pengembangan infrastruktur dan inovasi digital di kawasan.

“Kami melihat Microsoft sebagai mitra penting dalam memperkuat kapabilitas dan daya saing digital Indonesia. Kami berharap Microsoft terus memperluas investasi dan komitmen jangka panjangnya di Indonesia,” pungkas Meutya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com