95 Persen Warga RI Diklaim Percaya YouTube, Kreator Kini Jadi Senjata Baru Dorong Penjualan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 19:54 WIB
Country Director Google Indonesia, Veronica Utami (dua kiri) dalam jumpa pers YouTube Festival 2026 di Jakarta, Rabu (7/10/2026). [Suara.com/Dythia]
BACA 10 DETIK
  • Google mengungkap 95 persen penonton Indonesia percaya pada YouTube dalam ajang YouTube Festival Indonesia 2026.
  • YouTube meluncurkan berbagai fitur baru seperti Open Call dan Commerce Media Network untuk meningkatkan penjualan produk.
  • Fitur YouTube Shopping Affiliate di Indonesia telah bekerja sama dengan Shopee, Blibli, Lazada, serta Zalora.

Suara.com - YouTube melihat kepercayaan audiens terhadap kreator sebagai modal baru untuk mendorong penjualan.

Dalam gelaran YouTube Festival Indonesia 2026, Google mengungkap 95 persen penonton di Indonesia menyatakan YouTube sebagai platform video yang paling mereka percaya.

Angka tersebut, menurut Google, menjadi salah satu alasan YouTube terus memperluas peran kreator dalam perjalanan konsumen, bukan hanya untuk membangun kesadaran terhadap sebuah produk, tetapi juga mendorong audiens hingga melakukan pembelian.

Kepercayaan tersebut bahkan disebut ikut memengaruhi keputusan belanja. Sebanyak 90 persen penonton menyatakan YouTube membantu mereka lebih yakin ketika mengambil keputusan pembelian.

Country Director Google Indonesia, Veronica Utami, mengatakan YouTube kini menjangkau hampir 90 persen populasi online Indonesia melalui berbagai perangkat, termasuk smartphone dan televisi.

“Dengan menggabungkan kekuatan storytelling kreator dengan Google AI, ekosistem YouTube menghadirkan solusi full funnel, menjangkau seluruh tahapan perjalanan konsumen, mulai dari membangun awareness hingga mendorong penjualan yang mengubah koneksi autentik dengan audiens menjadi pertumbuhan bisnis yang terukur,” ujar Veronica.

Kreator Tak Lagi Sekadar Bikin Konten

Perubahan tersebut terlihat dari pengembangan YouTube Creator Partnerships. Melalui layanan ini, brand dapat bekerja sama dengan kreator untuk mengembangkan konten yang sesuai dengan kebutuhan kampanye. Indonesia bahkan menjadi salah satu pasar pertama di dunia yang menguji coba fitur Open Call.

Melalui Open Call, brand dapat membagikan brief langsung melalui YouTube Studio. Kreator kemudian bisa mengajukan ide storytelling yang sesuai dengan kebutuhan kampanye.

Model ini membuat hubungan antara brand dan kreator tidak berhenti pada pemilihan figur untuk mempromosikan produk. Kreator juga dilibatkan sejak tahap pengembangan ide dan narasi.

Setelah konten dibuat, brand dapat memperluas jangkauannya melalui Creator Partnerships Boost (CPB), yang sebelumnya dikenal sebagai Partnership Ads.

Fitur tersebut memungkinkan video organik dari kreator digunakan sebagai iklan berbayar dengan dukungan Google AI.

Dari Konten Langsung ke Checkout

YouTube juga mulai memperpendek jarak antara iklan dan transaksi melalui Commerce Media Network (CMN).

Dengan solusi tersebut, audiens yang melihat iklan YouTube melalui perangkat seluler maupun Connected TV dapat diarahkan langsung menuju halaman checkout di marketplace.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com