- Google mengungkap 95 persen penonton Indonesia percaya pada YouTube dalam ajang YouTube Festival Indonesia 2026.
- YouTube meluncurkan berbagai fitur baru seperti Open Call dan Commerce Media Network untuk meningkatkan penjualan produk.
- Fitur YouTube Shopping Affiliate di Indonesia telah bekerja sama dengan Shopee, Blibli, Lazada, serta Zalora.
Di sisi lain, brand dan marketplace dapat memanfaatkan data belanja secara real-time, seperti produk yang sedang dicari atau ditambahkan ke keranjang, untuk menampilkan iklan yang lebih relevan ketika pengguna menonton YouTube.
Dengan demikian, perjalanan konsumen yang sebelumnya terpisah antara melihat konten, mencari produk, hingga membeli mulai dibuat lebih terhubung.
Google juga menyebut performa YouTube di Indonesia menunjukkan dampak terhadap bisnis.
Berdasarkan data yang dipaparkan perusahaan, ROI YouTube 1,44 kali lebih tinggi dibandingkan Paid Social dan 1,51 kali lebih tinggi dibandingkan Linear TV.
Konten Lama Masih Bisa Menghasilkan
Kekuatan YouTube bagi brand juga terletak pada umur kontennya. Google mencatat sekitar 40 persen dari total views sebuah video YouTube diperoleh setelah satu bulan sejak konten tersebut ditayangkan.
Artinya, konten kreator tidak hanya mengandalkan momentum saat pertama kali dipublikasikan. Video masih dapat ditemukan dan ditonton dalam jangka lebih panjang.
Kondisi tersebut membuat integrasi kreator dengan kampanye brand berpotensi tetap relevan selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
YouTube juga memperluas koneksi antara konten dan perdagangan melalui YouTube Shopping Affiliate. Di Indonesia, program tersebut telah bekerja sama dengan Shopee, Blibli, Lazada, dan Zalora.
Para kreator lokal juga telah menambahkan tag produk ke lebih dari 11 juta video, memperlihatkan semakin dekatnya hubungan antara konten yang dibuat kreator dengan aktivitas belanja audiens.
Shorts Series Ikut Dibuka di Indonesia
Selain sisi commerce, YouTube juga memperkuat format konten dengan meluncurkan Shorts Series di Indonesia.
Fitur ini memungkinkan kreator menyusun video Shorts vertikal menjadi tayangan yang berurutan seperti sebuah serial.
Bagi brand, format tersebut membuka peluang untuk bekerja sama dengan kreator dalam membuat konten hiburan yang melibatkan produk atau brand secara episodik dan lebih organik.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi YouTube yang menghubungkan tiga aspek sekaligus, yakni culture, connection, dan commerce.
YouTube menilai kreator berada di tengah ketiga aspek tersebut karena mereka bukan hanya menghasilkan konten, tetapi juga membangun hubungan dengan komunitas dan dapat memengaruhi keputusan audiens.
Dengan tingkat kepercayaan yang diklaim mencapai 95 persen dan semakin banyaknya fitur yang menghubungkan konten dengan transaksi, YouTube kini mencoba membawa peran kreator lebih jauh.
Bukan lagi sekadar membantu brand mendapatkan perhatian, tetapi juga ikut mengawal perjalanan konsumen dari melihat konten hingga melakukan pembelian.