Dari Pola Sahur hingga Mudik, Data Telekomunikasi Jadi Senjata Iklan Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:05 WIB
DigiAds Ramadan Insight 2027. [Telkomsel]
BACA 10 DETIK
  • Telkomsel Enterprise melalui DigiAds memanfaatkan wawasan data telekomunikasi untuk menyusun strategi iklan digital menyambut Ramadan 2027.
  • Laporan Ramadan Insight 2027 memetakan perilaku konsumen ke dalam tiga fase aktivitas digital yang berbeda selama bulan puasa.
  • Penerapan pesan kontekstual oleh Telkomsel diklaim mampu meningkatkan rasio klik iklan hingga 2,6 kali lipat.

Suara.com - Pemanfaatan data telekomunikasi mulai menjadi salah satu pendekatan dalam menyusun strategi iklan digital.

Melalui pola aktivitas pengguna, pengiklan dapat memahami perubahan kebutuhan konsumen dan menyesuaikan pesan pemasaran dengan konteks waktu maupun lokasi.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu fokus Telkomsel Enterprise melalui solusi periklanan digital DigiAds untuk menyambut Ramadan 2027.

Perusahaan memanfaatkan telco insight atau wawasan berbasis data telekomunikasi untuk memetakan perubahan aktivitas konsumen selama bulan puasa, mulai dari kebiasaan mengakses konten pada waktu sahur hingga penggunaan layanan perjalanan menjelang mudik.

Temuan tersebut dituangkan dalam laporan Ramadan Insight 2027: Reading the Rhythms of Ramadan. Laporan ini membagi perilaku konsumen selama Ramadan ke dalam tiga fase, yakni mencari inspirasi pada awal bulan, berbelanja dan bersosialisasi pada pertengahan Ramadan, serta melakukan perjalanan dan berkumpul bersama keluarga menjelang Idulfitri.

Bagi industri periklanan, pemetaan tersebut dapat menjadi dasar untuk menentukan waktu penayangan, konteks pesan, dan kanal komunikasi yang lebih sesuai dengan aktivitas konsumen.

Data Aktivitas Digital Petakan Tiga Fase Ramadan

Dalam laporan tersebut, Telkomsel mencatat trafik seluler saat sahur meningkat 77 persen dibandingkan hari biasa selama 10 hari pertama Ramadan.

Trafik layanan video dan streaming tumbuh 38 persen, sementara konsumsi konten religi meningkat 63 persen.

Memasuki 10 hari kedua, aktivitas konsumen mulai bergeser ke kebutuhan sosial dan belanja.

Penggunaan aplikasi transportasi meningkat 58 persen, sedangkan penggunaan aplikasi kebutuhan sehari-hari dan ritel tumbuh 32 persen. Kunjungan ke pusat perbelanjaan juga naik 19 persen.

Pada 10 hari terakhir, akses ke aplikasi perjalanan tercatat meningkat 32 persen seiring meningkatnya kebutuhan perjalanan menjelang Idulfitri.

Pola tersebut memperlihatkan bagaimana perubahan aktivitas digital dapat digunakan untuk memahami konteks kebutuhan konsumen.

Bagi pengiklan, informasi semacam ini dapat membantu menentukan pesan yang relevan pada setiap fase, alih-alih menayangkan materi promosi yang sama sepanjang Ramadan.

Angka-angka tersebut merupakan temuan yang disampaikan Telkomsel dalam laporan Ramadan Insight 2027.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com